PT Borneo Alumina Indonesia memulai pembangunan relokasi SMP Negeri 2 Sungai Kunyit di Desa Bukit Batu, Mempawah. Sekolah baru ditargetkan selesai pada Januari 2027.
MEMPAWAH – PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) kembali memperkuat komitmennya terhadap pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Mempawah dengan memulai pembangunan relokasi SMP Negeri 2 Sungai Kunyit di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit. Pembangunan tersebut ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, Rabu (5/8/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mempawah Hamdani, Kepala BPKAD Yusri, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Arifin, Camat Sungai Kunyit Feri Ramadhani, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Sekolah yang akan dibangun di atas lahan seluas 1,4 hektare itu ditargetkan selesai pada Januari 2027. Selain menyediakan ruang belajar yang lebih layak dan representatif, kawasan sekolah juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan serta rumah dinas bagi pengelola sekolah.
Direktur Produksi PT BAI, Dindin Rajidin, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Menurutnya, kemajuan industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendidikan agar mampu melahirkan generasi yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Kami meyakini keberhasilan perusahaan harus sejalan dengan kemajuan kualitas sumber daya manusia. Salah satu bentuk nyata komitmen itu adalah melalui dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan,” ujar Dindin.
Ia menjelaskan, sebelum proyek pembangunan dimulai, PT BAI juga telah menyalurkan bantuan berupa berbagai peralatan pendukung kegiatan belajar mengajar kepada SMP Negeri 2 Sungai Kunyit.
Dindin berharap pembangunan sekolah baru tersebut menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami berharap seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Mempawah,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menyebut pembangunan relokasi SMP Negeri 2 Sungai Kunyit menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, khususnya bagi masyarakat Desa Bukit Batu dan sekitarnya.
Menurutnya, proyek tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha melalui tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kita berharap kehadiran gedung sekolah yang baru ini mampu memberikan lingkungan belajar yang lebih modern, aman, nyaman, dan representatif bagi para siswa,” ujar Juli.
Ia menambahkan, kolaborasi pemerintah bersama sektor industri menjadi contoh nyata bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Juli juga mengingatkan agar seluruh proses pembangunan dilaksanakan dengan mengutamakan kualitas konstruksi serta penyelesaian tepat waktu sehingga sekolah dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Semoga pembangunan ini berjalan lancar, aman, dan membawa manfaat besar bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Mempawah,” tutupnya.


