Ketua DPRD Mempawah Safrudin Asra menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada warga Nusapati, Sungai Pinyuh, di tengah kemarau panjang.
MEMPAWAH — Dampak kemarau panjang yang mulai menyulitkan masyarakat memperoleh air bersih mendapat perhatian Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safrudin Asra.
Sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan secara gratis kepada warga RT 01/RW 06, Dusun 3, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Senin (21/9).
Air bersih tersebut dibagikan di tiga titik agar distribusi lebih mudah dijangkau masyarakat dan dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak warga yang membutuhkan.
Safrudin Asra mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber air akibat musim kemarau yang berlangsung cukup panjang.
“Saya turut prihatin dengan keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan air bersih. Dalam musim kemarau panjang ini, saya berbagi air bersih. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga,” ujar Safrudin.
Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat membantu mengurangi beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya selama kondisi sumber air masih terbatas.
Ketua RT 01/RW 06, Heri, mengapresiasi kepedulian Safrudin Asra yang memberikan bantuan langsung kepada masyarakat di wilayahnya.
Menurut Heri, kebutuhan air bersih warga semakin meningkat seiring berlangsungnya kemarau, sementara ketersediaan air semakin berkurang.
“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Di tengah kemarau panjang, kebutuhan air bersih semakin meningkat, sementara persediaan air semakin terbatas. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian Pak Safrudin Asra kepada masyarakat di sini,” kata Heri.
Ia berharap distribusi air bersih tidak berhenti di wilayahnya, tetapi juga dapat menyasar masyarakat di kawasan lain yang menghadapi persoalan serupa.
“Kami berharap bantuan seperti ini bisa terus berlanjut dan tidak hanya di RT kami, tetapi juga dapat dirasakan warga di RT dan RW lainnya yang mengalami persoalan serupa. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, terutama dalam kondisi kemarau panjang seperti sekarang,” ungkapnya.
Heri menilai penyaluran air tersebut setidaknya dapat menjadi solusi sementara bagi warga untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga selama musim kemarau.
“Semoga bantuan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan, hingga kondisi ketersediaan air kembali normal,” tutupnya.


