MEMPAWAH – Tumpukan sampah kembali terlihat di beberapa titik di wilayah Kabupaten Mempawah. Hal tersebut menjadi keresahan tersendiri bagi masyarakat. Menurut Arief Wahyudi, ST, MT., Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah, penyebab bertumpuknya sampah disebabkan kendala operasional.

“Sehubungan dengan adanya kendala operasional dalam pengangkutan sampah, bersama ini kami sampaikan bahwa untuk sementara layanan Pengangkutan sampah dari Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah tidak dapat dilaksaakan sebagaimana mestinya untuk jangka waktu yang belum dapat ditentukan,” jelas Arif.

Kendala operasional tersebut, lanjut dia diantaranya hambatan mobilisasi kendaraan pengangkutan sampah, dimana kondisi jalan menuju TPST darurat sementara di Moton Tinggi mengalami kerusakan.

“Saat ini jalan kondisinya rusak karena curah hujan tinggi, jadi mobil angkutan sampah tidak bisa masuk. Situasi ini sudah dimulai dari akhir tahun lalu, bahkan beberapa waktu lalu harus ditarik menggunakan eksavator,” ucapnya.

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi lonjakan sampah, pihaknya berharap masyarakat dapat meminimalisir pembuangan sampah, dengan cara melakukan pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri.

“Kami juga memohon bantuan masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah secara mandiri sementara waktu. Langkah ini diambil untuk mengurangi dampak dari kendala layanan pengangkutan sampah,” harap dia.

Arif melanjutkan, pihak Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup akan berusaha untuk segera menyelesaikan kendala operasional dan memulihkan layanan pengangkutan sampah. Masyarakat akan diinformasikan kembali mengenai jadwal layanan pengangkutan sampah.

“Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup juga berharap masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Sampai pelayanan Pengangkutan sampah dapat dilaksanakan kembali, kami mohon bantuannya untuk dapat melakukan pengelolaan sampah secara mandiri sementara waktu,” pungkasnya.