MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menerima kunjungan audiensi dari Badan Bank Tanah di ruang kerjanya belum lama ini. Pertemuan tersebut membahas fenomena tanah timbul yang terdapat di sejumlah titik wilayah Kabupaten Mempawah, khususnya di kawasan perkotaan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Raja Fajar Azansyah, serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Hardiansyah.

Dalam kesempatan itu, Badan Bank Tanah memaparkan konsep dan mekanisme kerja mereka dalam mengelola tanah timbul secara legal dan berkelanjutan. Audiensi ini menjadi langkah awal koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi persoalan pertanahan yang kerap menimbulkan tantangan hukum dan sosial.

“Kami menyambut baik langkah awal ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Harapan kami, dari pertemuan ini bisa lahir kebijakan strategis untuk menyelamatkan dan mengoptimalkan pemanfaatan tanah timbul di Mempawah,” ujar Juli.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan yang transparan dan partisipatif. Sehingga Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama konkret dalam penataan dan pemanfaatan tanah timbul di Kabupaten Mempawah secara berkelanjutan dan berkeadilan.

“Kami berharap proses identifikasi, legalisasi, dan pemanfaatan tanah timbul dapat dilakukan secara transparan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sekitar. Ini adalah kesempatan untuk mengubah potensi yang selama ini terabaikan menjadi aset produktif bagi daerah,” tambahnya.