MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Erlina, menyatakan kesiapan daerahnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, terutama dalam pengembangan komoditas jagung. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan dan Kesiapan Panen Raya Jagung Nasional di Graha Khatulistiwa, Polda Kalbar, Pontianak, Kamis (15/5).

Rakor tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, para bupati/wali kota se-Kalbar, serta perwakilan Kementan, BUMN pangan, dan jajaran TNI-Polri.

Gubernur Ria Norsan dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan. Ia juga menargetkan Kalimantan Barat bisa menjadi pengekspor jagung melalui Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah.

“Kami butuh dukungan daerah dalam menyiapkan lahan produktif agar ketahanan pangan berjalan optimal,” kata Norsan.

Menanggapi hal itu, Bupati Erlina menyatakan komitmen penuh Mempawah dalam mendukung visi nasional tersebut. Ia menilai, pertanian sebagai sektor unggulan daerah perlu diperkuat dengan infrastruktur, peningkatan kapasitas petani, dan sinergi lintas sektor.

“Dengan potensi pertanian yang kami miliki, Mempawah siap berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo,” ujar Erlina.

Sebagai informasi, Kalbar akan menjadi tuan rumah Panen Raya Jagung Nasional pada 2 Juni 2025 di Kabupaten Bengkayang. Acara tersebut rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pertanian, Kapolri, dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.

“Makanya kita menyoroti pentingnya persiapan menghadapi panen raya, agar hasil jagung dapat terserap maksimal dan meningkatkan pendapatan petani,” tuntasnya.