MEMPAWAH – Komunitas sosial Lentera Pengabdi kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan keagamaan di Kabupaten Mempawah. Pada Rabu, (10/7), organisasi ini mendistribusikan sebanyak 384 mushaf Al-Qur’an dan 86 buku Iqro ke empat kecamatan, yakni Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Anjongan, dan Sungai Kunyit.

Pengurus Lentera Pengabdi, Tirmizi, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya yang telah berjalan selama empat tahun terakhir untuk menekan angka buta huruf Al-Qur’an di kalangan masyarakat, khususnya anak-anak.

“Alhamdulillah, semua ini adalah amanah dari para donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Tujuan utama kami adalah agar anak-anak yang ingin belajar Al-Qur’an memiliki akses yang mudah terhadap media pembelajaran, dan para guru pun lebih terbantu dalam mengajar,” ujar Tirmizi.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pendistribusian buku, tetapi bagian dari visi besar untuk membangun Kabupaten Mempawah yang berdaya saing dan maju dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama ilmu agama.

Kolaborasi berbagai pihak turut mendorong kelancaran kegiatan ini, mulai dari pengelola media sosial, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda di wilayah setempat. Menurut Tirmizi, sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan gerakan literasi Al-Qur’an di daerah.

Lentera Pengabdi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung gerakan sosial pendidikan ini, agar tidak ada lagi anak-anak di Mempawah yang kesulitan belajar membaca Al-Qur’an.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Ketika masyarakat bersatu untuk mendukungnya, maka dampaknya akan dirasakan hingga generasi mendatang,” tutupnya.