MEMPAWAH – Menjelang panen raya jagung pada kuartal III dan IV tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Mempawah memperkuat sinergi lintas sektor dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Utama Mapolres Mempawah, Kamis (26/6). Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, turut hadir dan menyampaikan komitmen kuat daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David Harianthono, bertujuan untuk merumuskan strategi optimalisasi panen jagung serta memastikan proses penyerapan hasil pertanian berjalan efektif. Dalam paparannya, Kapolres menyebutkan bahwa kuartal III akan difokuskan pada lahan seluas 61,5 hektare untuk penanaman jagung.
Rakor ini turut dihadiri Ketua DPRD Mempawah Safrudin Asra, jajaran Polres, serta sejumlah perwakilan instansi pemerintah dan stakeholder terkait lainnya.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan pangan nasional,” kata Kapolres.
Wakil Bupati Juli Suryadi menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh agar hasil panen jagung di semester kedua 2025 tidak mengalami penurunan. Ia menyatakan, pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, serta menginventarisasi lahan-lahan potensial yang bisa dimanfaatkan.
“Sesuai arahan Gubernur, kami diminta menyiapkan lahan tambahan. Saat ini kami sedang meninjau kemungkinan pemanfaatan lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang belum tergarap dan aset-aset daerah yang belum produktif,” jelas Juli.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyatakan kesiapan Kabupaten Mempawah untuk berkontribusi dalam pencapaian target nasional produksi jagung sebesar satu juta ton, sebagaimana yang dicanangkan Presiden RI dan Kapolri.
“Program ketahanan pangan merupakan bagian penting dari Asta Cita Presiden Prabowo. Mempawah siap menjadi bagian dari solusi nasional dengan mengedepankan sinergi dan semangat gotong royong,” pungkasnya.


