MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah terus memperkuat komitmen dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mempawah di Kafe K@’TAMB pada Selasa (29/4).
Rakor KOTAN kali ini juga menghadirkan diskusi panel dengan narasumber Wakil Bupati Juli Suryadi, Kepala BNNK AKBP Agus Sudiman, dan Kabag Hukum Setda Mempawah Bunyamin. Kegiatan ini turut dihadiri para camat, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), dunia usaha, dan media massa.
Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, saat membuka kegiatan tersebut, menekankan pentingnya kolaborasi semua elemen daerah dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Ia menyebut, keberhasilan program ini tidak bisa hanya mengandalkan BNNK atau aparat penegak hukum saja.
“Upaya melawan narkoba perlu dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Pemerintah Kabupaten Mempawah juga telah menerbitkan Perda Nomor 2 Tahun 2023 sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program P4GN,” jelasnya.
Juli juga mendorong para camat untuk lebih aktif mendukung kegiatan sosialisasi yang dilakukan BNNK dan kepolisian di wilayah kerja masing-masing.
Sementara itu, Kepala BNNK Mempawah, AKBP Agus Sudiman, mengatakan rapat koordinasi ini merupakan wadah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan P4GN di tingkat daerah.
“Melalui rakor ini, kita harapkan terbangun ketahanan wilayah serta komitmen kelembagaan dan hukum yang kuat untuk menciptakan lingkungan bebas narkoba,” ujarnya.


