VIVA Sungai Pinyuh raih juara 2 Piala Gubernur Kalbar usai tampilkan perlawanan sengit di final. Pelatih apresiasi perjuangan tim muda dan siapkan evaluasi menuju TB Cup.

PONTIANAK – Tim bola basket putri VIVA Sungai Pinyuh berhasil meraih posisi kedua dalam ajang Piala Gubernur Kalimantan Barat setelah menjalani laga final yang berlangsung sengit melawan tim Tenaga Baru (TB) dengan skor akhir 60-78.

Meski harus puas sebagai runner-up, perjuangan para pemain muda VIVA Sungai Pinyuh mendapat apresiasi tinggi dari pelatih Noer Riswandi. Ia menilai anak asuhnya telah menunjukkan semangat juang luar biasa sepanjang pertandingan.

Dengan capaian sebagai runner-up, VIVA Sungai Pinyuh kembali menunjukkan bahwa tim muda daerah mampu bersaing di level provinsi dan menjadi ancaman bagi tim-tim besar di Kalimantan Barat.

“Semangat mereka sangat kuat. Walaupun sebagian besar pemain masih berstatus pelajar SMP dan SMA, mereka mampu memberikan perlawanan sengit, bahkan sempat memimpin di beberapa kuarter meski skor berlangsung ketat,” ujarnya.

Menurut Noer, faktor kesiapan tim menjadi salah satu kendala dalam menghadapi laga final. Ia mengungkapkan bahwa tidak semua pemain dapat menjalani persiapan secara maksimal karena sebagian berada di Pontianak.

“Memang persiapan kami belum maksimal. Beberapa atlet tidak berada di Sungai Pinyuh, jadi latihan tidak bisa optimal. Tapi anak-anak tetap mampu memberikan permainan terbaik,” tambahnya.

Ia juga mengakui bahwa pengalaman dan jam terbang menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Tim Tenaga Baru disebut sebagai salah satu tim putri terkuat di Pontianak dengan banyak pemain senior.

“Kalau bicara pengalaman, kita memang kalah. TB ini tim kuat dan sering juara. Tapi anak-anak tetap bisa mengejar ketertinggalan beberapa kali, itu hal yang luar biasa,” jelasnya.

Dalam laga final, VIVA Sungai Pinyuh mengandalkan strategi bertahan dengan fokus pada area defense. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi efektivitas serangan yang dinilai kurang maksimal.

“Kita fokus di defense, tidak terlalu memaksakan serangan penuh. Kita stay di area marking karena memperkirakan tembakan kurang efektif. Tapi justru di akhir, tembakan anak-anak cukup bagus,” ungkap Noer.

Ke depan, VIVA Sungai Pinyuh akan mempersiapkan diri untuk mengikuti turnamen TB Cup yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang. Sejumlah evaluasi pun telah disiapkan untuk meningkatkan performa tim.

“Yang pertama kita perbaiki koordinasi antar pemain. Tadi masih terlihat ada yang kurang percaya dengan rekan setim, ego masih tinggi, maklum masih usia sekolah. Kedua, kita tingkatkan defense, dan ketiga strategi serangan,” paparnya.

Selain itu, peningkatan kondisi fisik pemain juga menjadi fokus utama tim pelatih.

“Fisik pasti kita tingkatkan. Dari sebelumnya di level 2, akan kita dorong ke level 3,” tegasnya.