Perpisahan siswa SMK Panca Karsa Sungai Pinyuh berlangsung meriah dengan tradisi basah-basahan usai ujian, sebagai alternatif aman tanpa konvoi di luar sekolah.

MEMPAWAH – Suasana penuh keceriaan mewarnai perpisahan siswa SMK Panca Karsa Sungai Pinyuh, Kamis (9/4/2026). Usai menyelesaikan ujian, para siswa merayakan momen tersebut dengan cara unik, yakni basah-basahan menggunakan semprotan air dari selang pemadam milik BPA-SP Unit III Young Squad Sungai Pinyuh.

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa yang baru saja menyelesaikan ujian ini berlangsung di lingkungan sekolah mulai pukul 11.00 hingga 12.00 WIB. Selama satu jam, para siswa tampak menikmati momen kebersamaan dengan penuh suka cita.

Kepala SMK Panca Karsa Sungai Pinyuh, Bambang Waliko, mengatakan kegiatan tersebut sengaja difasilitasi pihak sekolah agar perayaan tetap aman dan terkendali.

“Selama perayaan ini sifatnya tidak merusak dan semuanya berjalan aman. Kami lebih memilih siswa merayakan di dalam lingkungan sekolah daripada konvoi di luar, sehingga keselamatan mereka lebih terjamin,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak sekolah sebelumnya telah mengimbau siswa untuk tidak melakukan perayaan di luar sekolah yang berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau sudah dilakukan secara beramai-ramai di luar, dikhawatirkan sulit dikontrol. Dengan perayaan seperti ini, mereka tetap bisa bersenang-senang namun dalam kondisi yang aman,” tambahnya.

Bambang turut mengungkapkan rasa terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di SMK Panca Karsa. Ia menyebutkan, jumlah siswa yang mengikuti ujian tahun ini sebanyak 85 orang.

Terkait tradisi coret-coret baju yang biasa dilakukan siswa usai ujian, pihak sekolah tidak melarang selama tidak membahayakan.

“Coret baju saya kira tidak masalah, karena itu keinginan mereka dan tidak membahayakan siswa,” jelasnya.

Ke depan, pihak sekolah juga berencana tetap mengimbau siswa untuk tidak melakukan konvoi saat pengumuman kelulusan yang dijadwalkan pada bulan depan, demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Dengan konsep perayaan sederhana namun berkesan ini, diharapkan siswa dapat tetap menikmati momen kelulusan tanpa harus mengorbankan keselamatan.