BPBD dan Dishub Mempawah memusnahkan sarang tawon berukuran besar di Komplek UMKM Patoka Sungai Pinyuh yang meresahkan pedagang dan warga.
MEMPAWAH – Keberadaan sarang tawon berukuran besar di tiang lampu penerangan jalan kawasan Komplek UMKM Patoka, Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, akhirnya ditangani petugas, Selasa malam (13/10/2026). Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mempawah melakukan pemusnahan sarang tawon tersebut guna mencegah ancaman keselamatan masyarakat.
Sarang tawon itu sebelumnya meresahkan para pedagang dan warga yang beraktivitas di kawasan tersebut. Pasalnya, tawon dilaporkan kerap menyerang pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor yang melintas di sekitar lokasi.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran, terlebih Komplek UMKM Patoka merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Sungai Pinyuh. Keberadaan sarang tawon di tiang lampu jalan dinilai berpotensi membahayakan pedagang, pembeli, serta pengguna jalan.
Untuk meminimalkan risiko selama proses penanganan, petugas memilih melakukan pemusnahan pada malam hari ketika aktivitas masyarakat relatif lebih sepi dibandingkan siang hari.
“Pekerjaan dilakukan pada malam hari karena tingkat bahayanya lebih kecil,” ungkap salah seorang petugas BPBD saat ditemui di lokasi.
Penanganan sarang tawon ini sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antara masyarakat dan instansi terkait dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Respons cepat terhadap potensi bahaya di ruang publik juga diperlukan untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
Masyarakat diimbau segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan sarang tawon atau potensi bahaya lainnya di lingkungan sekitar.
“Warga juga diminta tidak melakukan pemusnahan secara mandiri, tanpa peralatan pelindung dan keahlian yang memadai guna menghindari risiko sengatan tawon,” saran dia.
Penanganan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Langkah cepat BPBD dan Dishub Mempawah tersebut disambut positif oleh para pedagang yang sebelumnya merasa khawatir terhadap ancaman sengatan tawon.
Agus Setiawan, salah seorang pedagang UMKM di Komplek Patoka, menyampaikan apresiasi kepada petugas yang telah menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD dan Dishub Mempawah yang telah merespons laporan kami dengan cepat. Keberadaan sarang tawon ini sebelumnya cukup meresahkan karena dapat membahayakan pedagang maupun masyarakat yang melintas,” ujar Agus.
Menurutnya, penanganan tersebut memberikan rasa aman bagi para pedagang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk saat melayani pembeli yang datang ke kawasan Patoka.
Agus berharap respons cepat dari instansi terkait terhadap laporan masyarakat dapat terus dipertahankan, terutama ketika menghadapi situasi yang berpotensi mengancam keselamatan warga.
“Sekarang kami merasa lebih tenang karena ancaman dari sarang tawon tersebut sudah ditangani. Kami tidak lagi terlalu khawatir saat beraktivitas maupun melayani pembeli di kawasan Patoka,” tuturnya.


