H. Ismunanda menyalurkan bantuan Rp5 juta untuk meringankan beban pedagang UMKM Patoka Sungai Pinyuh setelah 40 stand roboh akibat hujan lebat.

MEMPAWAH – Kepedulian terhadap pedagang kecil yang terdampak musibah ditunjukkan H. Ismunanda dengan menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada pedagang UMKM di Komplek Patoka, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban para pedagang yang stand atau lapak usahanya roboh akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Sungai Pinyuh pada Sabtu (31/10/2026) pagi.

H. Ismunanda mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para pedagang yang mengalami musibah. Terlebih, kerusakan stand UMKM tersebut berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

“Saya turut prihatin atas musibah yang dialami para pedagang UMKM di Patoka. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Ismunanda.

Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, ketika para pedagang mengalami musibah, sudah sepatutnya ada kepedulian untuk membantu mereka bangkit kembali.

“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian kami. Harapannya, bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan perbaikan stand yang rusak,” ungkapnya.

Ia juga berharap para pedagang yang terdampak tetap tabah menghadapi cobaan tersebut dan dapat segera kembali menjalankan aktivitas usaha seperti sediakala.

“Yang terpenting para pedagang tetap semangat. Mudah-mudahan kondisi segera pulih dan mereka bisa kembali berjualan,” tambahnya.

Diketahui, hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 05.40 WIB tersebut mengakibatkan sebanyak 40 stand UMKM di Komplek Patoka roboh. Bangunan yang terdampak berada di Blok D dan E.

Sebagian besar stand yang roboh merupakan bangunan sederhana berbahan kayu dengan atap seng. Derasnya hujan diduga menjadi pemicu robohnya sejumlah bangunan tersebut.

Pascakejadian, petugas telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan terhadap stand UMKM yang roboh. Pendataan dilakukan guna mengetahui jumlah bangunan terdampak serta kondisi kerusakan di kawasan tersebut.

“Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi para pedagang, untuk kembali menata tempat usaha dan memulihkan aktivitas ekonomi mereka,” tuntas dia.