MEMPAWAH – Tim Penggerak PKK Kabupaten Mempawah menggelar kegiatan Sayang Cabai (Satu Aksi Nyata Gerakan Tanam Cabai) di Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, pada Selasa (20/5). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah, Rosnilawati, bersama para pengurus dan kader PKK setempat.
Sebagai bagian dari kegiatan, TP PKK Kabupaten Mempawah juga menyerahkan bantuan bibit cabai secara simbolis kepada TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Mempawah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Camat Mempawah Hilir, Tri Wahyuni; Camat Sadaniang, Yusra; Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKPP Kabupaten Mempawah, Ade Kusuma Akbar; Kades Sengkubang, Alfian; serta jajaran pengurus TP PKK di berbagai tingkatan.
Rosnilawati menyampaikan bahwa gerakan “Sayang Cabai” merupakan bagian dari program 100 hari kerja TP PKK Kabupaten Mempawah periode 2025–2029. Kegiatan ini juga mendukung program nasional Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam rangka menekan laju inflasi akibat fluktuasi harga cabai di pasar.
“Melalui penanaman cabai di pekarangan rumah, kita tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan keluarga,” ungkap Rosnilawati.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari program “Aku Hatinya PKK”, yang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan halaman rumah sebagai sumber pangan dan gizi.
Rosnilawati mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat untuk aktif menanam cabai di pekarangan rumah masing-masing.
“Tanamlah cabai dengan semangat gotong royong dan cinta terhadap lingkungan. Insya Allah hasilnya akan bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rosnilawati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Mempawah atas dukungannya, serta kepada seluruh kader PKK di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa, terutama warga Desa Sengkubang yang menjadi lokasi perdana pelaksanaan gerakan ini.
Ia berharap gerakan “Sayang Cabai” bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Mempawah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Semoga kegiatan ini dapat membantu peningkatan gizi keluarga, mengurangi pengeluaran rumah tangga, dan bahkan meningkatkan pendapatan warga,” harapnya.


