MEMPAWAH — Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi B, menghadiri Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) dalam rangka Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025 yang digelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui zoom meeting dari Aula Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (16/4).

Dalam sambutannya, Wabup Juli Suryadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Kementerian PPPA RI yang telah memberikan kesempatan kepada Kabupaten Mempawah untuk mengikuti proses verifikasi ini.

“Ini merupakan kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami dalam memenuhi hak-hak anak, agar mereka dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi sesuai harkat dan martabat kemanusiaan. Anak-anak juga berhak mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi demi mewujudkan generasi Indonesia yang berkualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Juli Suryadi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen serius dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Komitmen ini dibuktikan melalui regulasi yang telah diterbitkan, di antaranya Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Peraturan Bupati Mempawah Nomor 36 Tahun 2020 tentang Kabupaten Layak Anak.

“Regulasi tersebut merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan yang memperhatikan seluruh aspek kepentingan anak. Kami berharap langkah ini akan mendorong lahirnya Sumber Daya Manusia yang berkualitas, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Mempawah,” paparnya.

Tak lupa, Wabup juga mengapresiasi penghargaan yang telah diraih Kabupaten Mempawah sebagai Kabupaten Layak Anak kategori Pratama pada tahun 2023. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat pemerintah daerah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pembangunan yang ramah anak.

“Dengan arahan dan bimbingan dari Kementerian PPPA RI, besar harapan kami Kabupaten Mempawah dapat mencatatkan capaian yang lebih baik di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.