SUI PINYUH – Komunitas motor King Rattle Korwil Sungai Pinyuh menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kepada Tamimi (44), atau yang akrab disapa Aban, warga Desa Sungai Rasau RT.003 RW.002 yang menjadi penerima program bedah rumah dari Polsek Sungai Pinyuh. Bantuan diserahkan langsung pada Jumat (27/6), disaksikan oleh Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, S.Ak.
Aban, yang sehari-hari bekerja membersihkan kantor Polsek Sungai Pinyuh di pagi hari dan mengambil pekerjaan tambahan di kebun sawit, mengaku sangat terharu atas kepedulian yang ditunjukkan komunitas tersebut.
“Saya benar-benar terharu, karena sampai pihak luar pun peduli dengan keadaan saya. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan anak-anak,” ujar Aban.
Ia tinggal di rumah berukuran 4×5 meter bersama dua anaknya sejak 2021 di atas tanah milik kerabat. Rumah tersebut tidak memiliki fasilitas dasar seperti listrik dan WC. Kini, pembangunan rumah baru sedang berlangsung di tanah miliknya sendiri, dan dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar.
“Semoga kebaikan tersebut dibalas ganjaran pahala oleh Allah swt,” harapnya, dengan mata berkaca-kaca.
Ketua King Rattle Korwil Sungai Pinyuh, M. Hafidz atau yang biasa disapa Usu, mengungkapkan bahwa bantuan berupa kasur, bantal, sembako, dan pintu WC merupakan hasil patungan dari sekitar 60 anggota komunitas.
“Kami tergerak setelah melihat video kunjungan Polsek ke rumah Pak Aban. Ini bukan kali pertama kami turun membantu. King Rattle tidak hanya touring, tapi juga punya komitmen sosial untuk hadir di tengah masyarakat,” tegas Hafidz.
Program bedah rumah sendiri merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-79 Bhayangkara, yang digagas oleh Bhabinkamtibmas Desa Sungai Rasau dan direalisasikan oleh jajaran Polsek Sungai Pinyuh.
Kapolsek AKP Setyadi menjelaskan, rumah Aban dipilih karena dianggap sangat tidak layak huni berdasarkan hasil survei langsung ke lapangan.
“Bangunannya dari daun dan papan, tanpa listrik dan WC. Melalui program ini, kita bangun rumah baru ukuran 6×6 meter, dua kamar, lengkap WC, dan sedang kita upayakan sambungan listrik lewat koordinasi dengan Polres,” ungkapnya.
Setyadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut serta dalam gotong royong pembangunan, termasuk perangkat desa, warga, anggota Polsek, hingga para pengusaha lokal.
“Semangat kolaboratif inilah yang menjadi kekuatan kita untuk membantu sesama,” pungkasnya.


