Bocah kelas 1 SD bernama Rezfan Sauqi tewas tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di sungai kawasan Kampung Api-Api, Sungai Pinyuh, Mempawah, Selasa (19/05/2026). Korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal setelah dilakukan pencarian warga.
MEMPAWAH – Seorang bocah kelas 1 SD, Rezfan Sauqi, meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di sungai dekat rumahnya di kawasan Kampung Api-Api, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa (19/05/2026) sore.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban bersama sejumlah teman sebayanya mandi di tangga pemandian yang berada di samping surau, tidak jauh dari kediamannya.
Berdasarkan keterangan warga, korban mulai mandi sekitar pukul 16.00 WIB. Namun sekitar pukul 17.00 WIB, teman-teman korban menyadari Sauqi sudah tidak terlihat di lokasi sehingga memicu kepanikan.
Salah seorang warga yang ikut dalam proses pencarian, Agus Nadi, mengatakan suasana kampung mendadak ramai setelah anak-anak yang mandi bersama korban meminta pertolongan.
“Teman-temannya panik karena Sauqi tidak terlihat lagi. Warga yang mendengar langsung ikut mencari,” ujarnya.
Pencarian dilakukan secara cepat dengan melibatkan warga sekitar. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari berenang menyusuri aliran sungai, menggunakan sampan, hingga menelusuri tepian sungai.
Sekitar pukul 17.30 WIB atau sekitar setengah jam setelah pencarian dilakukan, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di tepian sungai, sekitar 200 meter dari titik awal ia mandi.
Agus mengungkapkan saat ditemukan, tubuh korban hanya tampak sebagian di permukaan air.
“Yang terlihat hanya bagian atas kepala. Saya ikut membantu mengangkat korban,” katanya.
Ia menambahkan, dari kondisi fisik korban tidak ditemukan tanda-tanda luka maupun lebam akibat benturan. Warga juga menyebut korban diketahui belum pandai berenang.
Usai dievakuasi, jenazah Rezfan Sauqi langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Korban merupakan anak sulung dari pasangan Rio Ramadhan dan Wulan. Suasana duka menyelimuti keluarga yang tampak terpukul atas kepergian putra mereka.
Sejumlah tetangga dan kerabat terlihat terus berdatangan ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.


