Anggota DPRD Mempawah Putra Wahyudi menegaskan efisiensi anggaran daerah harus dialihkan ke sektor publik seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi rakyat agar berdampak nyata.

MEMPAWAH — Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Putra Wahyudi, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah tidak boleh berhenti pada penghematan administratif semata. Menurutnya, setiap rupiah yang berhasil dihemat harus dialihkan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

Putra Wahyudi menyampaikan, efisiensi anggaran seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat sektor-sektor publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga. Ia menekankan pentingnya prioritas pada bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

“Efisiensi bukan sekadar memangkas anggaran, tetapi bagaimana penghematan itu dikelola kembali untuk kepentingan publik. Jangan sampai efisiensi hanya terlihat di atas kertas, namun tidak berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Putra Wahyudi.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah lebih selektif dalam menyusun program dan kegiatan, dengan mengurangi belanja yang bersifat seremonial atau kurang produktif. Menurutnya, anggaran daerah harus benar-benar diarahkan untuk program yang memiliki output dan manfaat jelas bagi kesejahteraan masyarakat Mempawah.

Lebih lanjut, Putra Wahyudi mendorong adanya transparansi dan pengawasan dalam pelaksanaan kebijakan efisiensi anggaran. Hal ini dinilai penting agar pengalihan anggaran benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Setiap rupiah dari hasil efisiensi harus kembali kepada rakyat, baik dalam bentuk pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang merata, maupun dukungan terhadap ekonomi masyarakat,” pungkasnya.