Kwarran Pramuka Sungai Pinyuh membagikan 2.000 masker gratis di Tugu Jam Sungai Pinyuh sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap karhutla.

SUNGAI PINYUH – Kepedulian terhadap dampak kabut asap ditunjukkan jajaran Kwarran Pramuka Ranting Sungai Pinyuh dengan menggelar pembagian masker gratis kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Tugu Jam Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Jumat pagi (13/2/2026) itu menyasar para pengendara dan warga yang beraktivitas di tengah menurunnya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat.

Sebanyak 2.000 masker dibagikan sebagai bentuk respon cepat Pramuka terhadap kondisi kabut asap yang cukup pekat, terutama dirasakan di wilayah Desa Galang dan sekitarnya.

Ketua Pramuka Peduli Sungai Pinyuh, Zimmy Alexander, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial Pramuka terhadap kesehatan masyarakat.

“Semoga masker ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, setidaknya mencegah dampak pencemaran udara akibat kabut asap yang dapat menyebabkan ISPA dan batuk,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembagian masker dilakukan karena kondisi udara dinilai sudah kurang sehat untuk aktivitas luar ruang.

“Kami melihat langsung kondisi di lapangan, jarak pandang menurun dan banyak warga mulai mengeluhkan gangguan pernapasan. Karena itu kami berinisiatif turun langsung membantu,” jelasnya.

Zimmy juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga di tengah situasi kabut asap.

“Kami mengimbau warga selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Jika mengalami sesak napas, batuk, atau iritasi, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat,” pesannya.

Ia berharap kondisi kabut asap segera membaik sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.

“Harapan kita bersama tentu kabut asap ini segera berakhir dan udara kembali bersih seperti sediakala,” ucapnya.

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Aksi berbagi masker ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi risiko gangguan kesehatan sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah bencana kabut asap.

“Terima kasih kepada para donatur dan seluruh pengurus Kwarran yang sudah turun langsung ke lapangan. Berkat kebersamaan, kegiatan ini bisa berjalan lancar sesuai harapan,” tutupnya.