MEMPAWAH – Kebakaran hebat yang terjadi di Gang Nelayan, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, menyisakan duka mendalam bagi tiga keluarga. Selain rumah milik Johansyah yang ludes terbakar, dua rumah lainnya yang bersebelahan; milik Dul Hadi dan Siti Aisya; juga turut terdampak.

Lurah Sungai Pinyuh, Al Azhar, mengungkapkan bahwa rumah Johansyah mengalami kerusakan paling parah. Tidak ada satu pun barang yang berhasil diselamatkan dari kobaran api. Sementara dua rumah di sekitarnya hanya terbakar sebagian.

“Untuk rumah Johansyah, habis total. Sedangkan rumah di kiri kanannya hanya sebagian terbakar. Ketiganya sekarang dalam kondisi sulit dan sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya, Minggu (6/7).

Pemerintah kelurahan dan kecamatan telah melakukan langkah awal penanganan dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah. Sebuah posko bantuan juga didirikan di lingkungan RT setempat sebagai pusat penyaluran dan pencatatan bantuan dari berbagai pihak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, juga sudah turun langsung ke lokasi kebakaran untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan bantuan segera disalurkan. Salah satu pihak swasta, PT Patoka, juga turut serta dalam memberikan bantuan langsung kepada para korban.

“Masyarakat setempat, pemerintah, dan pihak swasta terus berupaya, agar para korban kebakaran ini segera mendapat bantuan yang mereka butuhkan, untuk melanjutkan hidup setelah musibah tersebut,” tutur dia.

Kondisi Johansyah semakin memprihatinkan karena saat ini ia harus mengungsi ke rumah keluarga, sementara istrinya sedang dirawat di Puskesmas Sungai Pinyuh.

“Pihak keluarga masih belum menginformasikan musibah ini kepada sang istri, karena khawatir akan berdampak pada kondisi kesehatannya yang belum stabil,”

tutupnya.