Wakil Ketua DPRD Mempawah Darwis Harafat menegaskan APBD 2026 harus fokus, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat, bukan untuk kegiatan seremonial.

MEMPAWAH – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Darwis Harafat, menegaskan pentingnya arah kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 yang lebih fokus, terukur, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Darwis mengingatkan pemerintah daerah agar tidak lagi mengalokasikan anggaran pada kegiatan yang bersifat seremonial atau program yang tidak memberikan manfaat nyata. Menurutnya, kondisi fiskal daerah menuntut adanya skala prioritas yang jelas dalam setiap perencanaan anggaran.

“APBD jangan dihabiskan untuk kegiatan yang tidak mendesak. Yang dibutuhkan masyarakat adalah program yang benar-benar berdampak, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Ia menyampaikan, DPRD Kabupaten Mempawah berkomitmen memperkuat fungsi pengawasan agar setiap rupiah anggaran digunakan sesuai peruntukan dan sasaran. Pengawasan tersebut mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program yang didanai APBD.

Darwis juga menekankan pentingnya prinsip efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, APBD harus menjadi instrumen utama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami ingin APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Karena itu, penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan dan selaras dengan kebutuhan prioritas daerah,” pungkasnya.