Apiau kembali dipercaya memimpin Pemadam Jaguar Sungai Pinyuh periode 2027-2032 secara aklamasi. Jaguar juga menyiapkan program mobil tangki air bersih.
SUNGAI PINYUH – Tjia Kim Piau, atau akrab disapa Apiau, kembali dipercaya menakhodai Pemadam Jaguar Sungai Pinyuh. Ia ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi setelah tidak ada kandidat lain yang maju dalam pemilihan kepengurusan.
Pemilihan berlangsung di Sekretariat Pemadam Jaguar, Gang Usaha, Sungai Pinyuh, Minggu (4/10/2026) sore. Apiau akan memimpin organisasi tersebut untuk periode 2027-2032.
Proses pemilihan dimulai sekitar pukul 17.30 WIB. Karena hanya terdapat satu calon, peserta secara aklamasi menetapkan Apiau kembali sebagai ketua.
“Hari ini, 4 Oktober 2026, kita melaksanakan pemilihan ketua dan saya terpilih secara aklamasi. Karena tidak ada calon lain, hanya saya calon tunggal,” ujar Apiau.
Ia mengungkapkan, pelaksanaan pemilihan justru dimajukan satu tahun. Keputusan tersebut diambil dengan harapan muncul calon-calon baru sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi.
“Pemilihan ketua kali ini sengaja kita percepat satu tahun supaya ada regenerasi kepengurusan. Ternyata tidak ada calon lain, hanya saya sendiri yang calon,” katanya.
Meski kembali dipercaya, Apiau menilai regenerasi tetap menjadi pekerjaan penting bagi keberlangsungan Pemadam Jaguar. Ia berharap pada masa mendatang semakin banyak anggota yang siap mengambil peran dalam kepengurusan.
“Kita sebenarnya berharap ada yang maju dari anggota lain. Regenerasi itu penting supaya organisasi ini bisa terus berjalan dan tidak bergantung kepada orang-orang tertentu,” tuturnya.
Lima Tahun Berkiprah
Apiau menyebut Pemadam Jaguar Sungai Pinyuh telah menjalankan aktivitas organisasi selama sekitar lima tahun. Namun, dari sisi formal kelembagaan, organisasi tersebut baru memasuki tahun keempat.
Momentum pemilihan ketua sekaligus dimanfaatkan untuk memperingati hari lahir Pemadam Jaguar Sungai Pinyuh yang ke-5.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan kelompok pemadam kebakaran. Di antaranya Ketua Perkumpulan Warga Sungai Pinyuh (PWSP) di Jakarta, Abun, serta Ketua Forkom Damkar Singkawang, Malika.
Sejumlah kelompok pemadam dari Purun, Segedong, Jungkat dan wilayah sekitar juga hadir. Seluruh kelompok pemadam yang berada di Sungai Pinyuh turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Bagi Apiau, kehadiran berbagai kelompok pemadam menjadi gambaran pentingnya kebersamaan dalam menjalankan tugas sosial di tengah masyarakat.
“Kita ingin hubungan antar-pemadam terus terjaga. Kalau ada kejadian, kita bisa saling membantu. Intinya jangan sampai ada sekat antara kelompok pemadam,” ungkapnya.
Jaguar Siapkan Program Air Bersih
Ke depan, Pemadam Jaguar Sungai Pinyuh berencana memperluas kiprah di luar penanganan kebakaran. Salah satu program yang sedang dipersiapkan adalah pengadaan mobil tangki untuk membawa air bersih.
Program tersebut dinilai penting mengingat kondisi kemarau panjang dapat membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
“Ke depannya kita berencana akan mengadakan satu unit mobil tangki yang bisa membawa air bersih. Ketika terjadi kemarau panjang, kita bisa membantu membawakan air bersih untuk warga yang memerlukan,” jelas Apiau.
Menurutnya, armada tersebut nantinya bukan sekadar menjadi fasilitas organisasi, melainkan sarana untuk memperkuat pelayanan sosial kepada masyarakat.
“Jadi kita ingin Jaguar bukan hanya dikenal ketika ada kebakaran. Kalau masyarakat membutuhkan bantuan air bersih, kita juga ingin bisa hadir,” katanya.
Apiau berharap rencana pengadaan mobil tangki tersebut dapat terealisasi dengan dukungan berbagai pihak.
“Semoga rencana ini dikabulkan Tuhan dan bisa terwujud. Yang penting kita terus berusaha memberikan manfaat untuk masyarakat,” ucapnya.
Dengan kepercayaan memimpin hingga 2032, Apiau berharap seluruh anggota Pemadam Jaguar semakin solid. Ia juga ingin organisasi tersebut terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi lebih luas dalam bidang sosial maupun kemanusiaan.
“Harapan saya Jaguar semakin kompak, semakin solid dan manfaatnya semakin luas. Bukan hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dalam membantu masyarakat,” pungkasnya.


