Kabut asap kembali menyelimuti Sungai Pinyuh akibat karhutla di Desa Galang. Kebakaran lahan gambut picu gangguan kesehatan dan aktivitas warga.

SUI PINYUH – Kabut asap kembali menyelimuti wilayah Sungai Pinyuh dan sekitarnya, Senin (16/2/2026). Kondisi ini dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali terjadi di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Kabut asap yang kembali terjadi dilaporkan telah mengganggu aktivitas masyarakat serta memicu keluhan kesehatan, seperti sesak napas dan iritasi mata.

Informasi yang dihimpun, titik api di Desa Galang mulai muncul dan membesar sejak Minggu (15/2) sore hingga malam. Kebakaran melanda lahan gambut di kawasan RT 01 RW 01 Desa Galang, dengan kobaran api yang tergolong besar.

Sebelumnya, kabut asap sempat menghilang selama beberapa hari akibat turunnya hujan yang membantu memadamkan api. Namun, munculnya kembali titik api membuat asap pekat kembali menyelimuti kawasan permukiman warga.

Dampak kabut asap tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Salah seorang warga Sungai Pinyuh, Haji Muhammad Ikhsan, mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi. Ia menilai kabut asap sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

“Kabut asap ini sangat berbahaya bagi kesehatan kita, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan seperti asma. Semoga kabut asap ini cepat berlalu dan udara kembali normal,” ujarnya.

Ia juga berharap kebakaran segera dapat diatasi, baik melalui upaya pemadaman maupun dengan turunnya hujan.

“Semoga petugas pemadam api diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas, dan kita berharap hujan segera turun agar api cepat padam dan udara kembali bersih,” harapnya.

Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, serta menjaga kondisi kesehatan selama kabut asap masih berlangsung.