MEMPAWAH — Aroma khas Idul Adha mulai tercium di sudut-sudut desa yang bersisian dengan proyek strategis nasional PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI). Di bawah langit pagi yang cerah, anak-anak berlarian di pelataran masjid, menanti datangnya hewan qurban.
Tahun ini, ada yang berbeda. Warga menyambut kedatangan bukan hanya kambing dan sapi, tapi juga kepedulian dari sebuah perusahaan industri yang tumbuh di tengah-tengah mereka.
Di tengah gegap gempita pembangunan industri di Kalimantan Barat, kisah qurban dari PT BAI ini menjadi jeda yang menenangkan. Ia menyadarkan bahwa dalam pembangunan, ada ruang untuk kasih sayang, ada tempat untuk tradisi, dan ada waktu untuk sekadar saling sapa dan berbagi.
Seperti sabda Nabi Ibrahim yang abadi, qurban bukan semata penyembelihan hewan, tetapi wujud kepasrahan, pengorbanan, dan cinta pada sesama.
Dan di Mempawah, cinta itu datang dalam bentuk seekor kambing yang dituntun perlahan ke halaman masjid, diiringi senyum anak-anak dan harapan akan hari esok yang lebih baik.
Dalam semangat menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, PT BAI kembali menunjukkan komitmennya dalam merajut kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan menyalurkan 19 hewan qurban—terdiri dari 16 ekor kambing dan 3 ekor sapi—ke wilayah ring 1 dan sejumlah lembaga pemerintahan.
Bagi sebagian masyarakat, seperti warga Dusun Karya Utama dan Serai Wangi, kehadiran hewan qurban dari PT BAI bukan sekadar bantuan fisik. Di Masjid Da’watul Munir, warga bergotong royong sejak pagi. Tua dan muda bahu-membahu mempersiapkan prosesi penyembelihan.
“Ini bukan hanya soal daging, tapi rasa dihargai dan dianggap bagian penting oleh perusahaan,” ujar Wira Sembiring, Asst. Manager ER & CSR PT BAI.
Distribusi kambing dilakukan ke tujuh titik, meliputi masjid dan musholla di kampung-kampung sekitar operasional perusahaan: dari Masjid Al Fulailah di Dusun Serai Wangi hingga Musholla Al Ikhlas di Kembang Lada. Setiap tempat memiliki cerita tersendiri—kisah sederhana tentang gotong royong, doa bersama, dan nasi kebuli yang dimasak ramai-ramai.
Tak hanya ke masyarakat, PT BAI juga menyambangi sejumlah institusi pemerintahan. Sapi dan kambing diserahkan ke berbagai instansi, seperti Polres dan Kejaksaan Negeri Mempawah, Kodim 1201, hingga Dinas LHK Provinsi Kalimantan Barat.
“Bahkan, lembaga adat seperti Kesultanan Mempawah pun turut menerima hewan qurban, sebuah penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal yang terus dijaga,” tuturnya.
Wira Sembiring menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari upaya perusahaan membangun jembatan hati dengan lingkungan sekitar.
“Momentum Idul Adha menjadi waktu yang tepat bagi kami untuk berbagi dan mempererat hubungan. Kami ingin PT BAI bukan hanya dikenal sebagai pelaku industri, tapi juga sebagai tetangga yang peduli,” tuturnya.


