Fraksi NasDem menyoroti rendahnya kemandirian fiskal dan meminta Pemkab Mempawah meningkatkan PAD pada pembahasan APBD 2026.

MEMPAWAH – Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Mempawah menegaskan pentingnya peningkatan kemandirian fiskal daerah dalam pandangan akhirnya terhadap Raperda APBD Mempawah Tahun Anggaran 2026. Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi NasDem, M. Rusdi, dalam rapat paripurna pendapat akhir fraksi.

Dalam paparannya, Rusdi menyoroti struktur pendapatan dan belanja daerah tahun 2026 yang dinilai masih menunjukkan ketergantungan tinggi pada pemerintah pusat.

Rusdi mengungkapkan bahwa pemerintah daerah mengajukan rancangan total pendapatan sebesar Rp1.064.464.131.301. Setelah penyesuaian dana kelurahan (KD), jumlah tersebut berubah menjadi Rp935.129.947.301.

Sementara itu, rancangan total belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp1.112.879.876.938. Setelah dilakukan penyesuaian transfer ke daerah (TKD), belanja ditetapkan menjadi Rp1.005.603.261.355.

“Selisih antara pendapatan dan belanja harus menjadi perhatian bersama agar pengelolaan APBD tetap stabil dan efisien,” ujar Rusdi.

Fraksi NasDem menilai bahwa tingkat kemandirian fiskal Kabupaten Mempawah masih perlu ditingkatkan secara maksimal. Ketergantungan pada dana transfer pusat dianggap terlalu dominan dan berisiko bagi keberlanjutan pembangunan daerah ke depan.

“Kita masih sangat bergantung pada pemerintah pusat. Karena itu, kemandirian daerah harus diperkuat dengan strategi yang lebih nyata,” tegasnya.

Fraksi NasDem meminta pemerintah daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai cara seperti memperluas basis pajak, memperbaiki pelayanan publik, serta menggali potensi ekonomi lokal secara lebih profesional.

“Optimalisasi PAD bukan sekadar menaikkan tarif, tetapi bagaimana memperbaiki sistem, menutup kebocoran, dan mengelola potensi daerah secara maksimal,” jelas Rusdi.

Melalui pandangan akhir ini, Fraksi NasDem berharap APBD 2026 dapat disusun dengan lebih efektif, efisien, dan berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya memperkuat kemandirian fiskal diyakini menjadi kunci penting untuk pembangunan jangka panjang Kabupaten Mempawah.