PT BAI ikut dalam event Naker Fest 2026 untuk merekrut talenta terbaik Kalimantan Barat. Saat ini 86 persen karyawan berasal dari tenaga kerja lokal, mayoritas dari Kabupaten Mempawah.

PONTIANAK – PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) memanfaatkan momentum Naker Fest 2026 sebagai ajang untuk menjaring talenta terbaik dari Kalimantan Barat sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam memberdayakan tenaga kerja lokal.

Direktur Keuangan dan SDM PT BAI, Preti Agustina Hidayati, didampingi Andi Deby Grecia sebagai Head of Strategic Business Support PT BAI menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Barat dan fasilitasi dari Universitas Tanjungpura.

Menurut Preti, keikutsertaan PT BAI dalam kegiatan tersebut diwujudkan dengan tersedianya stand loker di lokasi event di Auditorium Untan, serta melalui pelaksanaan walk in interview bagi para pencari kerja yang ingin bergabung dengan perusahaan.

“Terima kasih atas terselenggaranya event besar Naker Fest 2026. PT BAI ikut berpartisipasi dan membuka kesempatan melalui walk in interview untuk menjaring talenta-talenta terbaik di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perusahaan tidak hanya mencari kandidat dengan kemampuan teknis atau hard skill, tetapi juga menempatkan aspek karakter sebagai bagian penting dalam proses rekrutmen.

“Kami berharap para kandidat tidak hanya memiliki hard skill yang baik, tetapi juga soft skill, integritas, serta etika kerja yang kuat,” katanya.

Direktur Keuangan dan SDM PT BAI, Preti Agustina Hidayati, didampingi Andi Deby Grecia sebagai VP Human Capital PT BAI menyapa peserta Walk In Interview di gedung Rektorat Untan

Sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN), PT BAI disebut terus mengedepankan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam pengembangan perusahaan. Saat ini, komposisi pekerja lokal di lingkungan perusahaan telah mencapai sekitar 86 persen dari total karyawan.

Preti mengungkapkan, mayoritas tenaga kerja tersebut berasal dari Kabupaten Mempawah, terutama wilayah sekitar operasional perusahaan seperti Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, serta sejumlah daerah lain di Kalimantan Barat.

“Sekitar 86 persen tenaga kerja kami merupakan putra daerah Kalimantan Barat. Sebagian besar berasal dari Kabupaten Mempawah dan wilayah sekitar. Sisanya sekitar 14 persen berasal dari Jabodetabek dan beberapa daerah lain di luar Kalbar,” jelasnya.

Untuk menjaga kualitas dan daya saing sumber daya manusia lokal, PT BAI juga rutin menjalankan berbagai program pengembangan kompetensi.

Setiap bulan, perusahaan menggelar pelatihan dan peningkatan kapasitas, termasuk penyediaan sertifikasi bagi pekerja yang menangani bidang teknikal tertentu.

“Banyak kompetensi yang memang membutuhkan sertifikasi khusus. Karena itu perusahaan memberikan pelatihan dan sertifikasi secara berkala agar tenaga kerja memiliki kemampuan sesuai kebutuhan industri,” ungkapnya.

Selain pelatihan bersertifikat, PT BAI juga secara rutin mengadakan inhouse training sebagai bagian dari penguatan kapasitas internal karyawan.

Preti menambahkan, pertumbuhan perusahaan ke depan akan membuka peluang kebutuhan tenaga kerja yang lebih besar. Karena itu, masyarakat Kalimantan Barat, khususnya generasi muda Kabupaten Mempawah, diharapkan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang.

“Pasar tenaga kerja saat ini cukup kompetitif. Kami mengajak putra-putri terbaik Kalimantan Barat, terutama Kabupaten Mempawah, untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri karena ke depan masih akan ada banyak peluang seiring perkembangan perusahaan,” tutupnya.