MEMPAWAH– Banjir yang merendam lingkungan masyarakat Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah semakin mengkhawatirkan.

Sejak Kamis sore 28 November, puluhan jiwa telah mengosongkan rumah dan mengungsi ke kantor desa.

Kepala Desa Sungai Bakau Besar Laut, H Iwan Supardi membenarkan situasi banjir yang semakin memburuk memaksa puluhan korban banjir telah meninggalkan rumah dan mengungsi ke kantor desa.

“Pada Kamis 28 November sekitar pukul 17.00 WIB, ada 4 kepala keluarga (kk) yang meniggalkan rumahnya dan mengungsi ke kantor desa,” terang Iwan Supardi, Jumat 29 November.

Secara keseluruhan, Iwan menambahkan, total korban banjir di Desa Sungai Bakau Besar Laut yang telah mengevakuasi diri dari rumahnya sebanyak 40-50 jiwa. Mereka telah mengamankan diri di tempat pengungsian.

“Ada juga satu keluarga korban banjir yang mengungsi di salah satu surau di RT 16 Desa Bakau Besar Laut,” tuturnya.

Lebih jauh, Iwan menjelaskan data sementara yang dihimpunnya terdapat 13 rumah yang terendam banjir dengan ketinggian cukup parah. Saat ini, para pemilik rumah telah meninggalkan huniannya dan mengamankan diri posko pengungsian yang telah disiapkan Pemerintah Desa Sungai Bakau Besar Laut.

“Kemungkinan jumlah korban banjir yang mengungsi akan bertambah. Sebab, saat ini curah hujan yang mengguyur Desa Sungai Bakau Besar Laut semakin tinggi. Jadi diperkirakan banjir akan semakin naik,” pungkas dia.