Ketua DPRD Mempawah Safruddin Asra menyatakan siap menerima dan menindaklanjuti aspirasi ratusan sopir truk terkait distribusi solar subsidi serta dugaan penglangsiran BBM di Kabupaten Mempawah.

MEMPAWAH – Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, menyatakan pihaknya siap menerima dan menindaklanjuti aspirasi yang akan disampaikan ratusan sopir truk terkait persoalan distribusi solar subsidi di Kabupaten Mempawah.

Menurut Safruddin, DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat memiliki kewajiban untuk mendengar dan memperjuangkan berbagai keluhan masyarakat, termasuk yang disampaikan oleh para sopir angkutan barang yang selama ini mengandalkan solar subsidi untuk mendukung aktivitas usaha mereka.

“Kami menghargai langkah yang ditempuh rekan-rekan sopir dalam menyampaikan aspirasi secara terbuka dan sesuai ketentuan. DPRD tentu menerima dan mendengarkan seluruh masukan yang mereka sampaikan,” kata Safruddin Asra saat dimintai tanggapan.

Ia mengakui bahwa persoalan distribusi bahan bakar bersubsidi memang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait. Terlebih jika terdapat indikasi yang menyebabkan masyarakat, khususnya sopir angkutan barang, mengalami kesulitan memperoleh solar subsidi sesuai peruntukannya.

“Kami ingin memastikan bahwa distribusi solar subsidi benar-benar tepat sasaran. Jika ada kendala di lapangan atau dugaan praktik yang merugikan masyarakat, tentu harus menjadi perhatian bersama dan perlu ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Aliansi Sopir Kabupaten Mempawah menggelar aksi penyampaian aspirasi ke Kantor DPRD Kabupaten Mempawah pada Rabu, 3 Juni 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pelayanan pengisian solar subsidi di sejumlah SPBU serta dugaan maraknya praktik penglangsiran yang disebut berdampak pada kelangkaan solar bagi sopir.

Menanggapi hal tersebut, Safruddin mengatakan DPRD akan berupaya memfasilitasi komunikasi antara para sopir dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam pengawasan dan penyaluran BBM subsidi.

“Kami akan mempelajari seluruh poin yang menjadi tuntutan para sopir. Jika diperlukan, DPRD akan mengundang pihak-pihak terkait untuk mencari solusi bersama agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.

Safruddin juga mengapresiasi penyampaian aspirasi yang berlangsung secara tertib, sehingga seluruh tuntutan dan keluhan para sopir dapat disampaikan secara jelas dan konstruktif.

“Harapan kami, kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan menghasilkan solusi yang dapat memberikan kepastian bagi para sopir maupun masyarakat yang membutuhkan layanan distribusi barang. DPRD siap menjadi jembatan komunikasi untuk mencari jalan keluar terbaik,” tegasnya.