MEMPAWAH – Pj Bupati Mempawah, Drs H Ismail, MM mengatakan dalam upaya mewujudkan program swasembada pangan yang menjadi Asta Cita Presiden Prabowo, Pemkab Mempawah fokus pada dua fase besar yakni padi yang diamanahkan kepada TNI melalui kegiatan irigasi, optimasi lahan sawah, cetak sawah dan memanfaatkan tanggul yang tidak berfungsi sudah terealisasi optimasi lahan. Dari target 4.900 Ha, sudah terealisasi 100 Ha di akhir Desember 2024.
Hal tersebut disampaikan Ismail saat rapat koordinasi (rakor) Satgas Ketahanan Pangan di Mapolres Mempawah, Senin (6/1). Rakor yang dipimpin Kapolres Mempawah, AKBP Sudarsono itu turut dihadiri, para Kapolsek di wilayah hukum Polres Mempawah, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perindagnaker, Pimpinan Perusahaan Swasta dan pihak terkait lainnya.
Kemudian, sambung Ismail, klaster pangan kedua yakni jagung yang diamankan kepada Polri. Karenanya, Ismail mengharapkan dukungan dan peran aktif seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Mempawah.
“Kita juga perlu membangun skema yang terintegrasi dan saling mendukung satu dengan lainnya. Jangan biarkan polisi sendirian mengerjakan ini semua. Kita bersyukur polisi sangat berkomitmen walaupun ini hanya tugas tambahan bukan tugas pokok,” pungkasnya.


