SUI PINYUH — Gerakan nyata melawan narkoba menggema dari aula Kantor Lurah Sungai Pinyuh, Sabtu pagi (24/5). Mahasiswa Magister Hukum Universitas Tanjungpura (Untan) angkatan XXIV turun langsung ke tengah masyarakat lewat kegiatan Kuliah Lapangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (KLPPM).

Dengan mengusung tema “Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba: Peran Masyarakat dan Kebijakan Hukum”, kegiatan ini tidak sekadar penyuluhan, tapi juga ajakan untuk bertindak bersama.

“Narkoba bukan cuma merusak fisik, tapi juga merusak tatanan sosial. Kami hadir untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat ikut berperan,” ujar Garuda Pampa, Wakil Ketua Kelompok 3 yang memimpin 16 mahasiswa dalam kegiatan ini.

Sosialisasi ini membedah sisi hukum dan sosial dari penyalahgunaan narkoba. Mahasiswa menekankan pentingnya peran keluarga, lingkungan, dan komunitas dalam pencegahan dini.

“Ini bukan cuma tugas aparat. Kita semua punya andil menjaga generasi dari bahaya laten narkoba,” tambah Garuda.

Kegiatan tak berhenti di aula. Minggu (25/5), agenda berlanjut dengan bakti sosial di lapangan bola Sungai Pinyuh. Mereka juga bersinergi dengan Babinsa untuk mendukung kegiatan TMMD di Desa Sungai Purun Kecil.

Semangat kolaborasi terasa kuat. Turut hadir dalam kegiatan ini Polsek Sungai Pinyuh, Danramil, Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah kelurahan.

Dengan gerakan ini, masyarakat diajak untuk membangun lingkungan yang lebih sadar hukum, sehat, dan bebas dari narkoba.

“Mari kita jadikan Sungai Pinyuh sebagai zona hijau: bersih, aman, dan bebas narkoba. Ini perjuangan kita bersama,” tutup Garuda dengan semangat.

Sementara itu, Lurah Sungai Pinyuh, Al Azhar, menyambut baik rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada mahasiswa Magister Hukum Untan atas kepedulian dan keterlibatan aktif dalam memberdayakan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran adik-adik mahasiswa menjadi angin segar bagi warga kami. Harapannya, edukasi dan aksi nyata seperti ini bisa menumbuhkan kesadaran hukum serta semangat bersama untuk menjadikan Sungai Pinyuh bebas dari narkoba,” ujar Lurah.

Dia juga menyoroti positif kegiatan lanjutan berupa bakti sosial dan dukungan terhadap program TMMD.

“Kegiatan bhakti sosial yang dilakukan mahasiswa di lapangan bola serta dukungan mereka dalam TMMD di Desa Sungai Purun Kecil menjadi bukti nyata bahwa generasi muda tidak hanya peduli pada tataran akademis, tetapi juga pada pembangunan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Semangat kolaborasi terasa kuat, dengan turut hadirnya dalam kegiatan ini Polsek Sungai Pinyuh, Danramil, Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah kelurahan.

“Dengan gerakan ini, masyarakat Sungai Pinyuh diajak untuk membangun lingkungan yang lebih sadar hukum, sehat, dan bebas dari narkoba,” tukasnya.