MEMPAWAH – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Mempawah menyampaikan laporan hasil Reses Tahap III Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar belum lama ini. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara fraksi, M. Kaut, dan berisi beragam tanggapan, aspirasi, serta pengaduan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Mempawah.
Dalam paparannya, M. Kaut menyebut bahwa selama kegiatan reses, sejumlah isu krusial kembali menjadi perhatian utama warga. Di antaranya adalah kondisi infrastruktur jalan dan jembatan, kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, penyaluran air bersih, bantuan sosial, pendidikan, kestabilan harga kebutuhan pokok, serta aspek keamanan.
“Isu-isu ini merupakan permasalahan yang hampir selalu muncul setiap kali kami turun ke lapangan. Hal ini mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat yang harus segera mendapatkan respon dan solusi konkret dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan reses secara periodik, karena menjadi sarana komunikasi langsung antara anggota dewan dan masyarakat. Melalui forum interaktif tersebut, warga diberi ruang untuk menyampaikan ide, kritik, tuntutan, serta saran yang membangun demi kemajuan daerah.
“Reses bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi forum silaturahim yang efektif untuk membangun sinergi antara wakil rakyat dan konstituennya. Hasil dari kegiatan ini harus menjadi rujukan dalam menyusun program-program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Fraksi Demokrat berharap, seluruh aspirasi yang telah dihimpun selama reses dapat ditindaklanjuti dengan penganggaran dalam APBD atau melalui langkah konkret di lapangan. Tujuannya agar pembangunan di Kabupaten Mempawah semakin selaras dengan harapan dan kebutuhan warga.
“Semoga hasil reses ini tidak hanya menjadi laporan formal, tetapi benar-benar menjadi pertimbangan penting dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan,” tutup M. Kaut.


