Anggota DPRD Mempawah, Subandio, menyoroti turunnya kontribusi sektor pertanian dari 25,05% pada 2020 menjadi 21,86% pada 2024 dan minta evaluasi program.

MEMPAWAH – Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Subandio, yang juga Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menyoroti penurunan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan analisis Fraksi PKB terhadap Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mempawah Tahun 2026, kontribusi sektor pertanian tercatat terus menurun dari 25,05 persen pada 2020 menjadi 21,86 persen pada 2024.

“Bidang pertanian sebenarnya memiliki cukup banyak program, tetapi jika dilihat dari hasilnya, kontribusinya justru terus berkurang. Ini menjadi sinyal perlunya evaluasi,” ujar Subandio, Kamis (23/10/2025).

Menurutnya, pemerintah daerah harus memperkuat proses perencanaan pembangunan agar lebih fokus dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya petani.

“Perencanaan harus matang, terstruktur, dan tepat guna, serta disusun sinkron antara kebutuhan dengan kemampuan anggaran. Dengan begitu, hasilnya akan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi di banyak kecamatan di Kabupaten Mempawah. Karena itu, perhatian pemerintah terhadap sektor ini tidak boleh menurun.

Subandio berharap pemerintah daerah menjadikan evaluasi ini sebagai langkah strategis untuk mengembalikan peran penting pertanian dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan ekonomi daerah.

“Harapan kami, sektor pertanian kembali menjadi sumber kekuatan ekonomi rakyat Mempawah,” pungkasnya.