Kegiatan Bela Negara yang digelar KKRI bersama Kodim 1201/Mempawah dan Kwarran Sungai Pinyuh berlangsung penuh semangat. Ratusan pelajar mengikuti pembinaan nasionalisme, kepemimpinan, dan cinta tanah air di Gedung Serbaguna Bhakti Pemuda Sungai Pinyuh.
MEMPAWAH – Semangat nasionalisme dan cinta tanah air mewarnai kegiatan Bela Negara yang digelar Krops Kadet Republik Indonesia bersama Kodim 1201/Mempawah bekerja sama dengan Kwarran Pramuka Kecamatan Sungai Pinyuh, Jumat malam (8/5), di Gedung Serbaguna Bhakti Pemuda.
Kegiatan tersebut diikuti pelajar dari berbagai sekolah, di antaranya SMA Negeri 1 Sungai Pinyuh, SMA Negeri 1 Anjongan, SMA Negeri 1 Toho, SMA Negeri 1 Mandor, serta SMK Insan Cendekia Mempawah.
Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam menanamkan nilai cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, serta memperkuat jiwa nasionalisme di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dikemas secara edukatif dan membangun motivasi kebangsaan. Selain mendapatkan materi Bela Negara, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat solidaritas antaranggota Pramuka, KKRI, dan para pemuda di Kecamatan Sungai Pinyuh.
Pemateri utama kegiatan, Zimmy Alexander, mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa dan tidak boleh kehilangan jati diri di tengah arus globalisasi.
“Bela negara bukan hanya soal angkat senjata, tetapi bagaimana generasi muda memiliki disiplin, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap bangsa serta lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak para peserta untuk terus membangun karakter positif dan semangat patriotisme sejak dini.
“Anak-anak muda hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu mereka harus memiliki mental yang kuat, jiwa nasionalisme, dan semangat untuk menjaga keutuhan NKRI,” tambahnya.
Sementara itu, Andalan Penegak Kwarran Sungai Pinyuh, Ja’a Khairuni, menjelaskan kegiatan berlangsung selama tiga hari dua malam, mulai Jumat hingga Minggu.
“Pembukaan resmi dijadwalkan Sabtu pagi oleh pihak Kodim 1201/Mempawah, kemudian dilanjutkan dengan berbagai materi pembinaan,” jelasnya.
Menurut Ja’a, kegiatan tersebut tidak hanya fokus pada materi Bela Negara, tetapi juga pembinaan kepemimpinan dan kerja sama antarpeserta.
“Kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya aktif di organisasi, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, solidaritas, dan rasa cinta tanah air yang kuat,” katanya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan lainnya meliputi pelatihan kepemimpinan Pramuka, api unggun, jelajah, hingga perkemahan Perjusami sebelum ditutup pada hari terakhir.
“Harapannya kegiatan ini bisa memberikan pengalaman berharga bagi peserta dan menjadi bekal positif dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.


