Dua pelajar alami luka serius akibat kecelakaan saat balapan liar di Jalur Patoka Sungai Pinyuh, Sabtu malam (11/10/2025).
MEMPAWAH – Dua pelajar dilarikan ke rumah sakit setelah terlibat kecelakaan akibat aksi balapan liar di Jalan Patoka Sungai Pinyuh, Sabtu malam (11/10/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David melalui Kanit Lantas Polsek Sungai Pinyuh AKP Bambang membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, kecelakaan itu melibatkan tiga sepeda motor: satu unit Honda Beat tanpa identitas pengendara, satu unit Honda Vario tanpa nomor polisi yang dikendarai Matius Hiuwiliam (14), serta Honda PCX KB 6440 BS yang dikendarai Fachrul Rozi (15).
“Dari hasil penyelidikan awal, ketiganya diduga sedang melakukan balapan di jalan Patoka. Dua motor di depan bersenggolan, lalu motor di belakang yang jaraknya terlalu dekat tidak sempat menghindar,” ujar AKP Bambang.
Akibat insiden itu, Matius mengalami luka di pelipis kanan, pendarahan di hidung dan mulut, serta dicurigai mengalami retak di bagian tengkorak belakang. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Sungai Pinyuh sebelum dirujuk ke RS Medika Jaya Pontianak.
Sementara Fachrul mengalami luka lecet di wajah dan kaki kiri serta pembengkakan pada paha kiri.
Pihak kepolisian telah mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut sebagai barang bukti. Nilai kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.
AKP Bambang menuturkan, jajaran kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, memeriksa saksi, serta melaporkan insiden melalui sistem IRSMS dan DORS.
“Kami imbau orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya. Balapan liar bukan hanya melanggar hukum, tapi juga berisiko fatal bagi keselamatan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa patroli malam akan ditingkatkan di kawasan rawan balapan liar di wilayah hukum Polsek Sungai Pinyuh.
“Keselamatan di jalan harus diutamakan. Jangan korbankan nyawa demi adu cepat yang tidak bermanfaat,” pungkasnya.


