SUI PINYUH — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mempawah memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Nelayan, Kelurahan Sungai Pinyuh, yang terjadi beberapa waktu lalu. Bantuan difokuskan pada pembangunan rumah milik Johansyah, warga yang terdampak paling parah dalam peristiwa tersebut.
Ustadz Marzuki Kadri dari Baznas Mempawah mengatakan, setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Kamis (10/7), pihaknya memutuskan hanya akan membantu pembangunan rumah Johansyah.
“Setelah dilihat di lokasi, rumah Johansyah yang paling parah kerusakannya. Jadi, sesuai aturan, kita bantu pembangunan rumah dengan anggaran berupa material bangunan senilai Rp15 juta. Untuk bantuan lainnya masih akan kita pertimbangkan, tergantung kebutuhan dan kondisi,” jelasnya.
Sementara itu, Johansyah menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan Baznas.
“Saya merasa sangat senang dan terbantu. Terima kasih kepada Baznas Mempawah yang sudah mau membantu membangun kembali rumah saya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bantuan dari Baznas merupakan satu di antara beberapa bentuk kepedulian yang diterimanya sejauh ini. Sebelumnya, ia juga mendapatkan bantuan dari perorangan, yayasan, BPBD, dan PMI. BPBD bahkan menjanjikan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta, namun proses pencairannya masih dalam tahap pemenuhan persyaratan administrasi seperti KTP dan KK yang turut hangus dalam kebakaran.
“Untuk sekarang saya dan keluarga sementara tinggal di rumah kontrakan di Jalan Pancasila. Saya juga masih fokus merawat istri yang sedang dirawat di Puskesmas Sungai Pinyuh,” tambahnya.
Johansyah berharap proses pembangunan rumah bisa segera dimulai setelah pihak kepolisian membuka garis police line di lokasi kejadian.
“Semoga saja segera bisa terealisasi, agar kami sekeluarga bisa menempati rumah di lokasi yang sama waktu sebelum terbakar,” pungkasnya.


