Bupati Mempawah Erlina menyampaikan LKPJ 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 8,24 persen dengan berbagai capaian pembangunan dan penghargaan.

MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Erlina, menyampaikan Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Mempawah, Senin (30/3/2026).

Dalam pidatonya, Erlina menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan bagian dari mekanisme penyelenggaraan pemerintahan daerah yang mencakup pelaksanaan program pembangunan, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat selama satu tahun anggaran.

“LKPJ ini merupakan bentuk transparansi pemerintah daerah dalam melaksanakan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2025,” ujarnya.

Erlina menjelaskan, tahun 2025 menjadi tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Mempawah 2025–2026 sebagai masa transisi pasca berakhirnya RPJMD 2020–2024.

Dari sisi keuangan daerah, target pendapatan Kabupaten Mempawah tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp1,10 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,07 triliun. Sementara belanja daerah dari target Rp1,13 triliun terealisasi sebesar Rp1,05 triliun.

“Pada akhir tahun anggaran 2025, terdapat surplus sebesar Rp26,32 miliar dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp59,93 miliar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Erlina memaparkan sejumlah capaian pembangunan di berbagai sektor. Pada bidang sumber daya manusia, terjadi peningkatan indikator pendidikan dan kesehatan, di antaranya harapan lama sekolah mencapai 13 tahun dan usia harapan hidup meningkat menjadi 74,82 tahun.

Di sektor ekonomi, kinerja daerah menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mempawah tahun 2025 mencapai 8,24 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar 6,62 persen, sekaligus melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat yang berada di angka 5,62 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 4,49 persen, serta tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,74 persen.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, baik pemerintah, DPRD, maupun masyarakat,” ungkapnya.

Di bidang reformasi birokrasi dan pelayanan publik, nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) meningkat menjadi 64,30, serta Indeks Kepuasan Masyarakat mencapai 85,50.

Sementara pada sektor infrastruktur, persentase rumah layak huni mencapai 91,42 persen dan kondisi jalan mantap meningkat menjadi 42,94 persen.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Mempawah juga menorehkan berbagai prestasi sepanjang 2025, di antaranya meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), penghargaan pengelolaan website terbaik tingkat provinsi, hingga Paritrana Award peringkat kedua.

Menutup pidatonya, Erlina berharap adanya dukungan dari DPRD dan seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan pembangunan daerah.

“Kami mengharapkan masukan dan saran konstruktif demi peningkatan kinerja dan pelayanan pemerintah daerah ke depan,” pungkasnya.