MEMPAWAH – Setelah menuntaskan tugas selama satu tahun menjaga tapal batas negara, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia dari Batalyon Kavaleri 12/Beruang Cakti kembali ke markas dengan penuh kehormatan. Upacara penyambutan berlangsung di Lapangan Yonkav 12/BC, Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Selasa (24/6).

Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamalullael, memimpin langsung upacara tersebut dan memberikan apresiasi tinggi kepada para prajurit Yonkav 12/BC yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas.

“Selama penugasan, kalian tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga aktif menjalin hubungan baik dengan masyarakat perbatasan melalui kegiatan teritorial dan komunikasi sosial,” ujar Pangdam dalam amanatnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan Satgas dalam mencegah aktivitas ilegal, seperti penyelundupan, serta mengamankan patok batas, mencerminkan profesionalisme dan komitmen yang tinggi terhadap negara.

Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, yang hadir dalam kegiatan tersebut, turut menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh anggota Satgas.

“Keberadaan mereka telah memberikan dampak positif terhadap rasa aman masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan,” ucapnya.

Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin antara TNI dan Pemkab Mempawah terus diperkuat guna menciptakan stabilitas dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terluar.

“Atas nama pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras para prajurit. Ini merupakan bentuk nyata pengabdian terhadap bangsa dan rakyat,” ungkapnya.