Desa Sungai Bakau Besar Laut laksanakan sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Mangrove guna tingkatkan kesadaran masyarakat menjaga ekosistem pesisir.

MEMPAWAH – Desa Sungai Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh, menjadi salah satu desa yang aktif mendukung pelestarian lingkungan melalui Program Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM). Sosialisasi program ini dilaksanakan di Aula Mangrove desa setempat pada Selasa (21/10/2025) dan dihadiri berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.

Acara berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh perwakilan Komisi XII DPR RI, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah, Camat Sungai Pinyuh, Kapolsek Sungai Pinyuh, serta masyarakat pesisir.

Program DMPM merupakan kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup RI dan Komisi XII DPR RI, yang bersumber dari aspirasi Komisi XII, dengan tujuan meningkatkan peran masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove secara mandiri dan berkelanjutan.

Kepala Desa Sungai Bakau Besar Laut, H. Iwan Supardi, S.Pd, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat kesadaran ekologis warga pesisir.

“Melalui program ini, kami ingin masyarakat semakin memahami manfaat mangrove bagi kehidupan dan menjadikannya bagian dari ekonomi desa,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, yang telah memberikan bantuan sebesar Rp150 juta kepada Kelompok Kerja DMPM Desa Sungai Bakau Besar Laut. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan konservasi dan pemberdayaan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Tenaga Ahli Komisi XII DPR RI, Margareta Megawati, Lisna dari Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan KLHK RI, Anggota DPRD Kabupaten Mempawah Hj. Purnawati, S.H, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah, Raja Fajar Azansyah, S.E., M.AP.

Dalam sambutannya, perwakilan KLHK, Lisna, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

“Program ini tidak hanya fokus pada rehabilitasi lingkungan, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis mangrove,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Setyadi, S.Ak mengungkapkan bahwa pihaknya turut melakukan pengamanan dan monitoring selama kegiatan berlangsung.

“Delapan personel Polsek diterjunkan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman. Ini bagian dari upaya kami menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Sungai Pinyuh,” jelasnya.

Ia menambahkan, Polsek akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak positif terhadap lingkungan dan pembangunan desa.

“Kami berkomitmen untuk hadir di setiap kegiatan yang bermanfaat, agar situasi tetap kondusif dan masyarakat merasa aman,” tambah Setyadi.