Fraksi PAN DPRD Kabupaten Mempawah meminta Pemkab Mempawah memaparkan dampak nyata penggunaan APBD kepada masyarakat. Putra Wahyudi menegaskan keberhasilan anggaran harus diukur dari manfaat program, bukan hanya tingginya serapan anggaran.
MEMPAWAH – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Mempawah mendorong Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk menyampaikan laporan pengelolaan APBD secara lebih komprehensif dengan menitikberatkan pada manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan hanya angka penyerapan anggaran.
Anggota DPRD Kabupaten Mempawah dari Fraksi PAN, Putra Wahyudi, menilai keberhasilan pelaksanaan APBD harus diukur dari sejauh mana program pembangunan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memaparkan secara rinci capaian setiap program prioritas, baik dari sisi output maupun outcome, sehingga efektivitas penggunaan anggaran dapat diketahui secara jelas.
“Keberhasilan pengelolaan APBD tidak cukup hanya diukur dari tingginya tingkat serapan anggaran. Yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Putra Wahyudi.
Ia mengatakan, evaluasi terhadap pelaksanaan APBD hendaknya mencakup sektor-sektor strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, perikanan, ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Putra menjelaskan, penyampaian indikator keberhasilan yang terukur akan memudahkan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menjadi bentuk akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat.
“Kami berharap pemerintah dapat menyampaikan secara jelas indikator keberhasilan setiap program prioritas, sehingga masyarakat juga mengetahui manfaat yang telah diperoleh dari penggunaan APBD,” katanya.
Lebih lanjut, Fraksi PAN menekankan bahwa seluruh anggaran daerah yang bersumber dari masyarakat harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil yang benar-benar memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Putra berharap masukan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam menyempurnakan proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan agar APBD benar-benar menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mempawah.
“Setiap rupiah anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara administratif, tetapi juga dari sisi manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.


