Fraksi PAN DPRD Mempawah menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dan penguatan ekonomi daerah dalam pelaksanaan APBD 2026.
MEMPAWAH – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Mempawah menekankan pentingnya penguatan ekonomi daerah dan efisiensi penggunaan anggaran sebagai kunci dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026.
Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PAN, M. Hudi Sarman, dalam rapat paripurna DPRD Mempawah yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026, Jumat (17/10/2025).
Fraksi PAN memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah atas penyusunan RAPBD yang telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, di antaranya PP Nomor 12 Tahun 2019, Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, dan Permendagri Nomor 15 Tahun 2024.
Menurut Hudi, penyusunan anggaran yang sesuai regulasi menunjukkan keseriusan Pemkab Mempawah dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang baik dan memastikan arah pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Langkah ini menggambarkan komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan kebijakan fiskal yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fraksi PAN menilai efisiensi menjadi hal krusial dalam menjaga keberlanjutan fiskal daerah, terutama menghadapi dinamika ekonomi yang terus berubah.
“Efisiensi penggunaan anggaran harus menjadi prinsip utama agar setiap program benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegas Hudi.
Selain efisiensi, Fraksi PAN juga mendorong penguatan sektor ekonomi lokal dengan menggali potensi daerah, memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mengoptimalkan peran BUMD dan BLUD.
“Kami berharap pemerintah lebih inovatif dalam mengembangkan sumber-sumber pendapatan agar ekonomi daerah semakin tangguh dan berdaya saing,” tambahnya.
Di akhir pandangan umumnya, Fraksi PAN menyatakan dukungan terhadap tema pembangunan Kabupaten Mempawah tahun 2026, yakni “Percepatan Pembangunan untuk Kabupaten Mempawah yang Maju dan Berkelanjutan.”
“APBD 2026 diharapkan menjadi instrumen yang efektif dalam mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Hudi.


