Ketua DPRD Mempawah Safruddin Asra mengapresiasi pelaksanaan Event Budaya Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026 di Sungai Pinyuh sebagai momentum memperkuat harmoni sosial, pelestarian budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM.

MEMPAWAH – Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan Event Budaya Imlek 2577 dan Cap Go Meh Tahun 2026 yang resmi dibuka di kawasan Patoka, Sungai Pinyuh, Sabtu malam (14/2/2026).

Safruddin yang turut hadir langsung pada pembukaan kegiatan tersebut menilai, perayaan budaya seperti Imlek dan Cap Go Meh bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat majemuk, khususnya di Kabupaten Mempawah.

Menurutnya, kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang etnis dan agama yang memadati kawasan Patoka menjadi bukti nyata bahwa nilai toleransi dan kebersamaan di Mempawah masih terjaga dengan baik.

“Saya melihat antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menandakan bahwa budaya mampu menjadi jembatan pemersatu. Kegiatan seperti ini harus terus didorong karena memperkuat harmoni sosial yang menjadi fondasi pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak positif kegiatan terhadap sektor ekonomi kerakyatan, terutama keterlibatan pelaku UMKM yang ikut meramaikan event dengan sajian kuliner dan produk lokal.

“Event budaya tidak hanya bicara pelestarian tradisi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM mendapat ruang promosi, perputaran uang terjadi, dan ini tentu berdampak baik bagi kesejahteraan warga,” tambah Safruddin.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk terus mendukung kegiatan kebudayaan lintas etnis melalui fungsi penganggaran maupun kebijakan daerah.

“DPRD mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mempawah yang dinilai konsisten memberi ruang bagi seluruh kelompok masyarakat, untuk mengekspresikan budaya mereka secara terbuka dan inklusif,” katanya.

Sebelumnya, pembukaan event dilakukan oleh Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, yang menekankan bahwa perayaan Imlek merupakan momentum mempererat kerukunan antar-etnis serta memperkuat identitas Mempawah sebagai daerah multikultural.

“Kami berharap perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Mempawah dapat terus berkembang menjadi agenda budaya unggulan, yang tidak hanya memperkokoh persatuan, tetapi juga menarik kunjungan wisata dan investasi daerah,” tuntasnya.