SUI PINYUH — Genangan air yang bikin resah warga di simpang Jalan Raya Sungai Pinyuh–Anjongan akhirnya ditangani. Tim Damkar Jaguar Sungai Pinyuh turun tangan melakukan normalisasi saluran drainase di depan deretan ruko baru bekas kebakaran. Camat Sungai Pinyuh, Ibrahim Mahras, turut hadir memantau langsung jalannya pembersihan, Selasa (10/6).

“Ini bentuk respons cepat atas keluhan masyarakat. Kita bersihkan dulu saluran lama, sambil lihat apakah ini cukup untuk atasi genangan. Kalau belum, akan ada langkah lanjutan,” kata Ibrahim di lokasi.

Dari hasil tinjauan lapangan, ternyata biang keladi genangan bukan karena saluran lama yang rusak, tapi justru karena pembangunan saluran baru yang tidak sesuai. Saluran baru dibuat lebih tinggi dari saluran eksisting, bikin air susah ngalir.

“Drainase lama dari Dinas PUPR sebenarnya sudah cukup. Tapi sayangnya saat pembangunan ruko, saluran itu ditutup dan dibuat yang baru dengan posisi lebih tinggi. Akhirnya air pun tergenang,” jelas Ibrahim.

Ia juga mengingatkan warga dan pemilik bangunan agar tidak sembarangan membuat saluran air.

“Kalau salurannya lebih tinggi dari jalan, air mau lewat ke mana?,” kesalnya.

Kini, berkat gerak cepat Tim Jaguar dan pengawasan langsung dari camat, drainase mulai dibersihkan dan aliran air diharapkan kembali lancar. Pemerintah kecamatan akan terus memantau, dan siap ambil tindakan lanjutan jika genangan masih terjadi.