MEMPAWAH – Kekhawatiran Wakil Ketua DPRD KabupatenMempawah, Riduan M Yusuf, dengan adanya korban gigitan ular di musim banjir terbukti.

Berdasarkan pemantauannya di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Rubini Mempawah, Selasa (28/1) siang, terdapat pasien yang dirawat akibat digigit ular.

“Kebetulan saya di UGD Rumah Sakit Rubini, dan melihat adanya dua orang warga yang dirawat karena digital ular pada saat banjir,” jelas dia.

Riduan mengatakan, keluarga kedua pasien tersebut bercerita bahwa diduga karena banjir, ular pun berkeliaran di pemukiman mereka, dan tanpa sepengetahuan korban berada di posisi dekat dengan keberadaan ular, sehingga mereka pun menjadi korban gigitan.

“Hewan melata ular harus menjadi kewaspadaan warga di musim banjir ini, karena ada kemungkinan mereka berkeliaran mengikuti naiknya air, termasuk ke pemukiman warga,” katanya.

Selain kewaspadaan masyarakat, Riduan juga mengimbau pihak Rumah Sakit Rubini untuk menyiagakan serum antibisa, agar korban gigitan ular dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.

“Saat ini keduanya sudah ditangani oleh dokter di Rubini, kami juga berharap serum antibisa di rumah sakit dipersiapkan sebaik mungkin, agar pasien korban gigitan ular dapat segera tertangani,” harap dia.