MEMPAWAH – Kepala Desa Wajok Hilir Abdul Majid mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dengan menyalurkan dana CSR bagi masyarakat Desa Wajok Hilir.

“Mudah-mudahan apa yang telah perusahaan berikan kepada kami berupa dana CSR ini sebagai bentuk pengabdian yang pastinya bermanfaat bagi masyarakat Desa Wajok Hilir,” kata Abdul Majid.

Kades memastikan pungutan dan pengelolaan dana CSR yang dilakukan Pemerintah Desa Wajok Hilir bukan pungli, melainkan resmi berdasarkan pada aturan perundang-undangan yang ada.

“Sepeser pun dana CSR itu tidak masuk dalam rekening Kepala Desa. Jadi aman pak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kades menyampaikan pengelolaan dana CSR di Desa Wajok Hilir digunakan untuk berbagai kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Misalnya, operasional mobil ambulance, bantuan pendidikan berupa beasiswa hingga membantu pemulangan jenazah warga Desa Wajok Hilir yang meninggal dunia di Jakarta.

“Namun, lebih besar kami fokuskan pada pemberdayaan infrastruktur. Jadi, kita gunakan dana CSR untuk kegiatan pembangunan di desa yang tidak tercover dari anggaran dana desa maupun pemerintah daerah,” tegasnya.

Terakhir, Kades mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dengan mempercayakan pengelolaan dana CSR kepada Pemerintah Desa Wajok Hilir. Dia berharap kedepan, dana yang dikelola bisa terus bertambah.

“Untuk tahun ini, dana CSR yang kita kelola sekitar Rp 240 juta dan mudah-mudahan tahun depan bisa lebih besar lagi. Pada prinsipnya, kami siap menjadi fasilitator untuk kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat Desa Wajok Hilir,” pungkasnya.