Abdul Malik dari Fraksi Hanura Persatuan Pembangunan menegaskan peningkatan PAD Mempawah harus dilakukan tanpa membebani masyarakat kecil, melalui digitalisasi perpajakan dan penertiban data.
MEMPAWAH – Anggota DPRD Kabupaten Mempawah dari Fraksi Hanura Persatuan Pembangunan, Abdul Malik, menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak boleh dilakukan dengan cara yang justru menambah beban masyarakat kecil. Ia meminta pemerintah daerah lebih selektif dalam memilih strategi peningkatan pendapatan agar tidak menciptakan tekanan ekonomi bagi warga.
Abdul Malik menyebut ada beberapa langkah yang dapat dioptimalkan tanpa harus menaikkan pungutan atau tarif pajak.
“Pertama, digitalisasi sistem perpajakan daerah perlu dipercepat. Menurutnya, digitalisasi akan meningkatkan transparansi, mempermudah proses pembayaran, memperkecil risiko kebocoran, serta memperkuat pengawasan di lapangan,” tuturnya.
Kedua, ia menekankan pentingnya melakukan penertiban dan pemutakhiran data wajib pajak, terutama sektor-sektor yang selama ini belum tercatat dengan baik. Dengan data yang akurat, potensi pendapatan daerah dapat dipetakan lebih efektif.
Ketiga, ia mendorong pemerintah untuk memperluas objek pajak dan retribusi yang belum digarap. Bukan dengan menambah pungutan baru, tetapi menggali potensi sektor yang sudah ada namun belum dioptimalkan melalui pengawasan dan pendataan yang lebih baik.
“Kami berharap pembahasan APBD 2026 melahirkan formulasi anggaran yang lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan menjaga kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” ucapnya.
Berdasarkan rancangan yang dibahas bersama DPRD, komposisi APBD 2026 menunjukkan defisit anggaran. Ia menilai defisit tersebut perlu ditangani melalui efisiensi belanja dan inovasi pendapatan, bukan dengan meningkatkan pungutan yang justru akan memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“APBD harus tetap berpihak kepada masyarakat. Pemerintah perlu mendorong kreativitas dalam menggali PAD, bukan mengambil jalan pintas dengan menaikkan pungutan,” tegasnya.


