MEMPAWAH – Bencana banjir masih melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Mempawah. Bahkan air sudah menggenangi beberapa ruas jalan pantura. Termasuk wilayah kota Mempawah, terutama di kawasan jalan GM Taufik. Air menggenangi jalan mulai lutut orang dewasa.

Akan tetapi bencana tersebut juga membawa kesenangan tersendiri, karena tak sedikit moment banjir ini dimanfaatkan warga, terutama anak-anak untuk bermain air. Bahkan beberapa warga menyebutnya sebagai kolam renang atau waterboom gratis.

Namun demikian, menurut wakil ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Riduan M. Yusuf, masyarakat harus lebih mewaspadai kegiatan orang terdekat yang bermain air, sebab tidak sedikit peristiwa berbahaya yang terjadi akibat banjir.

“Sudah ada beberapa kejadian warga yang terseret arus atau tenggelam karena bermain air di saat banjir. Ini yang harus diwaspadai, sehingga harus mengedepankan kehati-hatian,” harap dia.

Tak hanya itu, Riduan melanjutkan, warga juga harus mewaspadai adanya hewan melata, karena dengan naiknya air, tidak menutup kemungkinan hewan tersebut juga berada di tengah lingkungan dan pemukiman warga.

“Jadi sekali lagi kami tegaskan harus adanya kewaspadaan, terutama bagi orang tua yang harus ketat mengawasi anak-anaknya ketika bermain air disaat banjir. Keselamatan harus dikedepankan,” tegas dia.