MEMPAWAH – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, secara resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Gelombang II tahun 2025 yang digelar di UPTD LLK UKM Kabupaten Mempawah, Rabu (23/7). Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil, siap kerja, dan mandiri.
Dalam sambutannya, Juli menyebut bahwa pelatihan vokasi ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Terdapat tiga paket kejuruan yang dibuka dalam pelatihan kali ini, salah satunya merupakan hasil kerja sama dengan program CSR PT BAI.
“Ini sejalan dengan visi Kabupaten Mempawah sebagai daerah yang cerdas, mandiri, dan terdepan, serta mendukung arah pembangunan nasional yang tertuang dalam AstaCita,” ujarnya.
Juli menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan strategi jangka panjang dalam membentuk tenaga kerja terampil, wirausaha muda, serta pelaku UKM yang kuat dan inovatif. Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi kunci dalam membuka lebih banyak peluang kerja dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini bisa benar-benar bermanfaat, baik dari segi peningkatan keterampilan maupun peluang kerja yang dihasilkan,” tuturnya.
Lebih jauh, Juli berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta seperti PT BAI dapat terus berlanjut dan ditingkatkan. Ia juga mendorong agar peserta pelatihan yang telah lulus nantinya bisa diberdayakan oleh PT BAI, bahkan diberikan dukungan modal usaha untuk membuka peluang wirausaha secara mandiri.
“Outcome dari pelatihan ini akan jauh lebih optimal jika diikuti dengan pemberdayaan dan fasilitasi usaha bagi peserta yang telah dilatih,” tambahnya.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Disperindagnaker Mempawah, Johana Sari Margiani, serta Asisten Manager ER dan CSR PT BAI, Wira Sembiring yang mewakili Direktur Utama PT BAI. Turut hadir pula para peserta pelatihan serta sejumlah undangan lainnya.


