PT Pesona Patoka Berjaya klarifikasi soal aksi balap liar di Jalan Patoka Sungai Pinyuh yang kerap terjadi dan menegaskan jalan itu bukan untuk balapan.

MEMPAWAH – Pihak PT Pesona Patoka Berjaya memberikan klarifikasi terkait peristiwa kecelakaan yang terjadi di kawasan Jalan Patoka, Sungai Pinyuh, akibat aksi balap liar yang dilakukan sekelompok remaja. Kejadian tersebut menimbulkan korban luka parah dan menjadi perbincangan luas di media sosial.

Direktur Utama PT Pesona Patoka Berjaya, H. M. Amin H. Aminin, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa kawasan Patoka tidak diperuntukkan bagi kegiatan balap liar.

“Peristiwa kemarin memang ramai di media sosial karena menimbulkan korban luka parah. Namun saya yakin sebelumnya juga sudah beberapa kali terjadi kecelakaan akibat balap liar di kawasan ini,” ujarnya.

Amin menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan renovasi besar terhadap jalan di kawasan Patoka dengan menghabiskan dana miliaran rupiah. Pembangunan tersebut, katanya, bertujuan utama untuk mendukung akses usaha perusahaan, termasuk hotel dan fasilitas lainnya, serta membuka ruang bagi masyarakat sekitar beraktivitas secara positif.

“Jalan ini kami buka untuk masyarakat agar bisa berolahraga di pagi dan sore hari, serta dimanfaatkan pelaku UMKM yang berjualan setiap hari. Kami ingin kawasan ini menjadi ruang hidup yang bermanfaat bagi masyarakat Sungai Pinyuh,” jelasnya.

Amin menegaskan bahwa aktivitas balap liar yang terjadi di kawasan tersebut tidak menjadi tanggung jawab pengelola, karena jalan itu bukan dibuat untuk tujuan demikian.

“Kami tidak menutup akses bagi warga, namun penggunaannya harus sesuai peruntukan. Untuk kegiatan berbahaya seperti balapan liar, kami dengan tegas menolak,” katanya.

Menanggapi adanya keluhan tentang portal pembatas, Amin menuturkan bahwa pemasangan dilakukan untuk mencegah kendaraan berat melintas, yang dapat merusak jalan dan mengganggu aktivitas warga.

“Portal itu kami pasang agar truk besar tidak lewat. Mobil pick-up tetap bisa melintas asalkan muatannya tidak melebihi batas tinggi normal,” terangnya.

Ia menambahkan, kendaraan bermuatan tinggi memiliki jalur alternatif lain milik pemerintah yang dapat digunakan tanpa mengganggu jalan kawasan Patoka.

Lebih lanjut, Amin menegaskan bahwa akses Jalan Patoka bukan jalan umum milik pemerintah, melainkan jalan perusahaan yang dikelola dan diperbaiki secara mandiri oleh PT Pesona Patoka Berjaya.

“Dulu kondisi jalan ini rusak parah dan jarang dipakai warga. Setelah kami perbaiki, kami izinkan masyarakat memanfaatkannya. Tapi kami berharap digunakan untuk hal-hal positif dan tidak disalahgunakan,” pungkasnya.