MEMPAWAH – Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, menegaskan bahwa pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 bukan hanya sebuah proyek pembangunan, melainkan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“TMMD ini bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur. Ini adalah wujud pengabdian dan kepedulian bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa,” ujar Safruddin saat menghadiri pembukaan TMMD ke-124 di Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Selasa (6/5).

Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terjalin dalam program TMMD mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama bangsa. Ia pun menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak, khususnya Kodim 1201/Mph yang menjadi motor pelaksana kegiatan tersebut.

“DPRD sangat mendukung kegiatan ini karena manfaatnya terasa langsung bagi warga. Tidak hanya membangun jalan dan rumah, tapi juga membangun kesadaran bersama akan pentingnya partisipasi dalam pembangunan,” tambahnya.

TMMD ke-124 mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional” dan akan berlangsung selama 30 hari, dari 6 Mei hingga 4 Juni 2025. Program ini melibatkan 150 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Komandan Kodim 1201/Mph, Letkol Inf Benu Supriantoko, menjelaskan bahwa sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan rabat beton sepanjang 1.115 meter, satu unit rumah layak huni, pembuatan sumur bor, penanaman pohon, dan pembersihan lingkungan.

Selain itu, juga digelar kegiatan non-fisik berupa penyuluhan stunting, bela negara, wawasan kebangsaan, pertanian, hukum, serta bahaya narkoba dan judi online.

Safruddin berharap, program ini dapat menjadi inspirasi bagi bentuk pengabdian lainnya di berbagai sektor pembangunan.

“Apa yang dilakukan melalui TMMD ini adalah contoh nyata bahwa membangun desa adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.