Fraksi PKB DPRD Kabupaten Mempawah menekankan pentingnya sinkronisasi RPJMD dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi agar pembangunan daerah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

MEMPAWAH – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Mempawah mengingatkan pentingnya penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, tanpa mengabaikan kondisi objektif serta kebutuhan riil masyarakat daerah.

Anggota DPRD Kabupaten Mempawah dari Fraksi PKB, Purnawati, menegaskan bahwa RPJMD harus menjadi dokumen perencanaan yang substantif dan berorientasi pada hasil, bukan sekadar formalitas atau kegiatan seremonial semata.

“Penyelarasan dengan kebijakan pusat dan provinsi sangat penting, namun tetap harus mempertimbangkan karakteristik dan persoalan yang dihadapi daerah. Jangan sampai program pembangunan yang dirancang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat Mempawah,” ujarnya.

Menurut Purnawati, sinkronisasi perencanaan tersebut bertujuan agar arah pembangunan daerah dapat berjalan efektif, efisien, serta mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menekankan bahwa RPJMD harus memuat indikator yang jelas dan terukur agar pelaksanaannya dapat dievaluasi secara objektif.

“RPJMD idealnya menjadi pedoman pembangunan yang inklusif, terukur, dan berkelanjutan. Program-program yang dirancang harus benar-benar menjawab kebutuhan mendasar masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.

Fraksi PKB, lanjut Purnawati, berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat menjadikan RPJMD sebagai landasan kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan rakyat banyak.

“Kami berharap, dokumen tersebut akan menjadi arah pembangunan yang inklusif, terukur, dan berpihak kepada kepentingan rakyat banyak,” pungkasnya.