MEMPAWAH – Bupati Mempawah, Erlina, memimpin rapat strategis terkait implementasi penguatan rekrutmen, cakupan, dan keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Mempawah. Rapat tersebut berlangsung di Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (7/5).
Dalam sambutannya, Erlina menyampaikan bahwa Program JKN yang telah berjalan sejak 1 Januari 2014 kini memasuki tahun ke-11, dengan prinsip gotong royong sebagai dasar penyelenggaraannya.
“Peserta yang mampu membantu yang kurang mampu, peserta sehat membantu peserta sakit. Ini adalah fondasi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Erlina mengungkapkan, hingga 1 Mei 2025, dari total 314.148 penduduk Kabupaten Mempawah, sebanyak 312.018 jiwa atau 99,32 persen telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Dari jumlah tersebut, 253.180 jiwa atau 80,58 persen merupakan peserta aktif.
Lebih lanjut, ia merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029 yang menargetkan cakupan kepesertaan JKN sebesar 98,6 persen, dengan minimal 80 persen peserta aktif.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan dan pemeliharaan kesehatan yang layak,” tegasnya.
Bupati Erlina juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah dan instansi terkait untuk mendukung penuh program JKN sebagai program strategis nasional.
“Mari kita bersinergi dan bergotong royong mewujudkan cakupan semesta JKN dengan pelayanan yang bermutu di Kabupaten Mempawah yang kita cintai ini,” katanya.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Evi Retno Nurlianti, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


